Diskoperindag Rohul Minta Pertamina Tambah Kuota LPG
Rabu, 01 Oktober 2014 10:57 WIB
PASIRPANGARAIAN - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengajukan penambahan kuota untuk liquefied petroleum gas (LPG) ke Pertamina.
Penambahan kuota untuk mengantisipasi kenaikan LPG di tingkat pengecer.
Kepala Diskoperindag Rohul Herry Islami mengakui dinasnya telah membentuk tim untuk mengawasi LPG di tingkat pengecer, pasca pemerintah menaikkan harga LPG beberapa waktu lalu.
"Sebelumnya memang sempat menghilang. Namun saat ini sudah normal kembali," kata Herry Islami, Rabu (1/9/14).
Herry mengakui Diskoperindag Rohul sudah mengontak pihak Pertamina untuk penambahan kuota LPG. "Dulu kuota kita tak pernah habis. Namun karena permintaan tinggi saat kenaikan, banyak oknum pengusaha yang menumpuk stoknya," jelas dia.
Menurut dia, harga LPG tabung 3 kilogram masih disubsidi oleh pemerintah. Namun, pihak pengecer menaikkan harga.
Sementara, untuk LPG tabung 12 Kg, dari harga sebelumnya Rp90 ribu, kini naik mulai dari Rp110 ribu sampai Rp120 ribu.
"Jika ada pengusaha yang berani menaikkan harga lebih dari Rp1.000 per tabung 12 Kg, maka saya sendiri yang akan turun," tegas dia.
Disinggung banyak oknum pengusaha rumah makan yang mulai beralih menggunakan LPG tabung 3 Kg, Herry mengatakan dinasnya belum ada rencana melakukan penertiban. Padahal, pemerintah sudah meminta, agar pengusaha tidak menggunakan LPG tabung 3 Kg.***(zal)
Penambahan kuota untuk mengantisipasi kenaikan LPG di tingkat pengecer.
Kepala Diskoperindag Rohul Herry Islami mengakui dinasnya telah membentuk tim untuk mengawasi LPG di tingkat pengecer, pasca pemerintah menaikkan harga LPG beberapa waktu lalu.
"Sebelumnya memang sempat menghilang. Namun saat ini sudah normal kembali," kata Herry Islami, Rabu (1/9/14).
Herry mengakui Diskoperindag Rohul sudah mengontak pihak Pertamina untuk penambahan kuota LPG. "Dulu kuota kita tak pernah habis. Namun karena permintaan tinggi saat kenaikan, banyak oknum pengusaha yang menumpuk stoknya," jelas dia.
Menurut dia, harga LPG tabung 3 kilogram masih disubsidi oleh pemerintah. Namun, pihak pengecer menaikkan harga.
Sementara, untuk LPG tabung 12 Kg, dari harga sebelumnya Rp90 ribu, kini naik mulai dari Rp110 ribu sampai Rp120 ribu.
"Jika ada pengusaha yang berani menaikkan harga lebih dari Rp1.000 per tabung 12 Kg, maka saya sendiri yang akan turun," tegas dia.
Disinggung banyak oknum pengusaha rumah makan yang mulai beralih menggunakan LPG tabung 3 Kg, Herry mengatakan dinasnya belum ada rencana melakukan penertiban. Padahal, pemerintah sudah meminta, agar pengusaha tidak menggunakan LPG tabung 3 Kg.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

