Juni, Riau Alami Inflasi 0,58 Persen
Selasa, 01 Juli 2014 17:43 WIB
PEKANBARU - Inflasi di Riau yang merupakan gabungan dari 3 kota di Provinsi Riau pada Juni 2014 lalu sebesar 0,58 persen. Sementara laju Inflasi Tahun Kalender (Juni 2014 terhadap Desember 2013) sebesar 1,87 persen dan Laju Inflasi Tahunan/Year on Year (Juni 2014 terhadap Juni 2013) sebesar 6,60 persen.
3 kota di Provinsi Riau yang menghitung inflasi, ketiganya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tembilahan 0,81 persen, diikuti oleh Dumai 0,66 persen, dan Pekanbaru sebesar 0,54 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau Mawardi Arsad, Selasa (1/7/14) mengatakan inflasi Riau bulan Juni 2014 ini terjadi karena adanya peningkatan indeks harga pada seluruh kelompok pengeluaran.
Inflasi tertinggi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,54 persen, diikuti oleh kelompok kesehatan 0,49 persen, kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,43 persen, kelompok sandang 0,29 persen.
Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,24 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,22 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,15 persen.
Menurutnya, komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi di Riau antara lain: daging ayam ras, telur ayam ras, jengkol, tomat sayur, petai, ayam hidup, pepaya, tarif listrik, jeruk, bedak, rokok kretek filter, kentang, ketimun, angkutan udara, dan lain sebagainya.***(H-we)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

