Harga Tiket Diminta Disesuaikan
Komisi B DPRD Meranti Akan Panggil Menajemen Kapal
Kamis, 15 Januari 2015 18:16 WIB
MERANTI : Komisi B DPRD Kepulauan Meranti meminta kepada pihak manajemen armada laut yang melayani penumpang untuk bisa menyesuaikan harga tiket armada mereka pasca penurunan harga BBM.
Demikian disampaikan Ketua Komisi B DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi, Kamis (15/1/15) ketika dijumpai wartawan di Sekretariat DPRD Jalan Dorak, Selatpanjang Timur.
Kepada instansi pemerintah terkait, Ketua Komisi B ini juga minta mereka aktif berkordinasi untuk membicarakan penyesuaian harga tiket yang awal mengalami kenaikan akibat kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.
Dalam persoalan saat ini, Komisi yang dipimpin Politisi PPP itu menyayangkan sikap manajemen kapal yang dinilai tidak sportif dalam menetapkan harga tiket armada mereka.
Dimana pada saat kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, pihak manajemen kapal tampa basa-basi langsung menaikkan harga tiket. Tapi saat BBM kembali turun, harga tiket tidak kunjung turun serta."Disini seharusnya mereka (manajemen) bisa menyesuaikan dengan kondisi," tutur Dedi.
Untuk memanggil Hearing, saat ini komisi B masih menunggu penetapan harga BBM baru oleh pemerintah, karena ada informasi wacana penurunan BBM kembali akan ditetapkan dalam minggu ini.
Setelah itu pihaknya akan memanggil Instansi terkait dan pihak manajemen kapal untuk membicarakan ketetapan harga tiket pada 2015.
Melalui hearing itu nantinya, dapat diketahui apa yang menjadi penyebab dan kendala pihak armada laut tidak menurunkan harga tiket, meskipun harga BBM telah kembali turun.
"Kita minta penjelasan mereka nanti, untuk saat ini menajemen kapal harus menyesuaikan dengan kondisi harga BBM sekarang, agar tidak menjadi polemik ditengah masyarakat," sebut Politisi PPP Meranti itu.
Berdasarkan pantauan, harga tiket kapal dari Kota Selatpanjang baik menuju Pekanbaru, Dumai, dan Batam maupun kota-kota lainnya mengalami kenaikan. Ke Kota Pekanbaru misalnya, jika menggunakan kapal cepat (speed boat) sebelum kenaikan BBB hanya Rp 120 ribu, kini menjadi Rp 175 ribu.
Namun sangat ironis, saat ada penurun harga BBM kembali, mereka (menajemen) seperti tak bekutik menurunkan harga tiket, disini yang sangat disayankan oleh banyak kalangan.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

