Nestapa Pedagang Pasar Kelakap Tujuh Dumai

    Selasa, 27 Januari 2015 20:10 WIB
    DUMAI - Niat baik Pemerintah Kota Dumai dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di dunia perdagangan nampaknya tidak berjalan mulus sebagaimana yang diharapkan oleh rakyatnya.

    Hal itu terbukti dari sepinya transaksi jual beli di Pasar Modern Kelakap Tujuh, yang dibangun Pemerintah Kota Dumai dan Pemerintah Pusat untuk pedagang pindahan dari Pasar Dock Yard, Kelurahan Pangkalan Sesai.

    Pedagang yang tidak mau bangkrut atas pemindahan dilakukan Pemko Dumai melalui instansi terkait, satu persatu pedagang Pasar Kalakap Tujuh meninggalkan lapaknya dan memilih bergabung di Pasar bentukan H Gedang yang tidak jauh dari Pasar Dock Yard.

    Sejumlah pedagang di Pasar Kelakap Tujuh yang masih bertahan mengungkapkan, transaksi jual beli disini sangat sepi. Jadi, perputaran uang sangat lamban, mengingat pembeli malas untuk datang ke sini dan memilih pasar baru di Jalan Dock Yard.

    "Kami sebagai pedagang sangat merasakan dampak dari pemindahan pemerintah ini. Kalau masalah tempat boleh lah bagus, tapi kalau tidak ada yang beli percuma saja. Toh sama saja dengan menyengsarakan rakyatnya," tegas Pendi, pedagang sayuran itu, Selasa (27/1).

    Dikatakannya, kemerosotan pendapat selama berdagangan di Pasar Kelakap Tujuh ini sangat dirasakannnya. Padahal sebelumnya saat berjualan di pasar Dock pendapatannya per hari mencapai Rp. 700 ribu. Setelah dipindahkan pemerintah, penghasilnya sangat terpuruk sekali.

    Hal senada juga diutarakan Ida, salah seorang pedagang pakaian. Menurutnya, waktu berjualan di pasar Dock dalam satu bulan bisa menghasilkan Rp 30 juta. Tetapi semenjak pindah le pasar Kelakap Tujuh, penghasilan jauh menurun. 

    "Jangankan Rp30 juta, 3 juta saja tak dapat dalam satu bulan. Kami sebagai pedagang sangat mengharapkan kepada pemerintah untuk bisa adil dalam menempatkan rakyatnya dalam melaksanakan perdagangan ini. Jangan sampai disini saja, memberikan lokasi sepi pembeli," ungkapnya.

    Karena itu para pedagang telah mengusulkan beberapa hal agar pasar kelakap Tujuh bisa ramai dikunjungi pembeli. Diantaranya mereka mengusulkan agar pemerintpah segera mewujudkan tempat pembongkaran ikan dan sayuran, Sterilisasi kios/lapak. 

    Selain itu, mereka juga minta adanya akses disetiap blok, penertiban parkir, dan penundaan pemungutan retribusi. Mengingat transaksi jual beli yang terjadi di Pasar Kelakap Tujuh belum maksimal dan masih jauh dari harapan para pedagang. 

    (adi/adi)
    IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
    Tags
    Komentar