Polisi Temukan Panci di Rumah Dewan Pakar Walikota Dumai
Kamis, 06 Juli 2017 09:51 WIB
DUMAI - Penyelidikan terhadap teror terhadap Muhammad Zahari merupakan orang dekat Walikota Dumai dan sempat menjadi Timses kemenangan pilkada, terus dilakukan pihak Polres Dumai.
Kini pihak Polres telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Zahari. Satu unit mobil kijang inova milik korban hangus terbakar beserta garasi rumah.
pihak Kepolisian memastikan hal tersebut bukan bom molotov melaikan bermula adanya sebuah panci yang berisikan solar dan kain diduga sengaja dibakar dibawah mobil milik korban.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting SIK.MSi saat pers rilis di halaman depan Mapolres Dumai, Rabu (5/7/17) sekira pukul 15.00 WIB.
"Setelah kita melakukan olah TKP dan penyelidikan dipastikan itu bukan bom molotov melaikan adanya sebuah panci yang berisi minyak solar dan kain diletakkan di bawah mobil korban tepat di tanki minyak,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan Donald, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi.
"Saat ini kita sudah memeriksa tiga orang saksi atas peristiwa dugaan pembakaran mobil dan rumah oleh otk di rumah korban Zahari," jelasnya.
Sebagai data tambahan, bahwa mobil dan garasi rumah Muhammad Zahari, warga Jalan Berembang, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota Dumai, yang juga dewan pakar Walikota Dumai, hangus terbakar, Selasa (4/7/17) pagi.
Informasi berkembang, mobil Kijang Inova dalam garasi tersebut diduga dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal (OTK). Pasalnya, sebelum kejadian ada melintas seorang pengendara sepada motor berhenti di rumah korban.
Penegasakan itu disampaikan saksi mata bernama Ahmad (25). "Saya cuma lihat ada satu unit sepeda motor yang melintas sebelum terjadinya kebakaran," ujarnya singkat kepada sejumlah awak media di Dumai.
Menanggapi informasi itu, Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting, dikonfirmasi wartawan melalui telpon selulernya menatakan sampai saat ini jajarannya sedang melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.
"Kita belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian itu. Yang jelas anggota kita sudah terjun ke rumah korban guna penyelidikan. Dan saya juga sudah turun langsung kelapangan untuk melihat rumah korban," katanya.
Donald juga masih memerintahkan anggotanya untuk terus mengumpulkan data dan menelusuri apakah korban memiliki persoalan sebelum peristiwa ini terjadi. "Kita akan telusuri penyebabnya sampai ada titik temu," jelasnya.
Sebagai data pendukung, Muhammad Zahari sebelum tertimpa musibah terbangun dari tidur dan pergi kekamar mandi, lalu mendengar suara aneh dari luar rumah, tidak lama kemudian anaknya terbangun dan berteriak kebakaran.
Mendengar teriakan anaknya dari dalam kamar, korban langsung bergegas keluar rumah. Dari luar rumah, korban melihat api membesar dan membakar satu unit mobil kijang Innova miliknya yang berada di dalam garasi.
Setelah itu korban lansung mematikan lampu rumah dan berusaha memadamkan api dibantu warga sekitar. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian dengan tafsiran kurang lebih sebanyak Rp.150 juta.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kejari Dumai Musnahkan Barang Bukti Hasil Penanganan Perkara 2017
-
Hukrim
Perempuan Pengecer Bensin Tewas Terbakar di Rohil
-
Lingkungan
Ratusan Anggota TNI-Polri Bersih-bersih Kampung Dalam Dumai
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai
-
Hukrim
Polres Dumai Tangkap Puluhan Remaja Hendak Tawuran
-
Hukrim
Dua Pemuda Tanggung Garap Anak Dibawah Umur di Dumai

