• Home
  • Hukrim
  • Aktifis Berpayung Desak Polda Riau Cabut SP3 15 Perusahaan Terduga Karlahut

Aktifis Berpayung Desak Polda Riau Cabut SP3 15 Perusahaan Terduga Karlahut

Rabu, 03 Agustus 2016 18:24 WIB
Protes terhadap SP3 terhadap 15 perusahaan terduga pembakar lahan terus berlanjut. Aktifis berpayung menyerukan pencabutan.
PEKANBARU - Beberapa orang aktivis lingkungan melakukan aksi damai dengan cara "berjemur" di bawah terik matahari di bundaran Tugu Zapin, pertigaan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Gajahmada Pekanbaru, Rabu (3/8/16).

Berbeda dengan aksi aksi sebelumnya, pada unjukrasa hari ini mereka hanya nongkrong di bundaran Tugu Zapin sambil membentangkan payung payung berwarna hitam bertuliskan huruf berjejer; "C-A-B-U-T--S-P-3". 

Erfan Sembiring, Deputi Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Wilayah Riau di sela-sela aksi mengatakan, kegiatan itu sebenarnya hanya untuk mengingatkan kepada masyarakat masalah SP3 15 perusahaan terduga pembakar lahan dan hutan (Karlahut) di Riau belum selesai.

"Jangan sampai masalah SP3 ini hanya menjadi berita satu minggu yang lalu. Tapi juga terus dibesarkan, sampai ada kebijakan dari Polda Riau untuk mencabut SP3 15 perusahaan itu,'' tukasnya.

Terkait hasil kunjungan anggota Komisi III DPR RI ke Markas Polda Riau, Walhi menyampaikan ucapan terimakasih. Kunjungan kerja itu, katanya Sembiring, masih tahap pengumpulan atau*collecting* data terkait alasan SP3 perkara Karlahut yang melibatkan 15 perusahaan.

"Kita berterimakasih atas kunjungan anggota Komisi III DPR RI. Mereka hanya *collecting* data. Setelah itu mudah mudahan menjadi tekanan terhadap pihak Polda Riau untuk mencabut kembali SP3 untuk 15 perusahaan tersebut,'' pungkasnya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Karhutla
Komentar