• Home
  • Hukrim
  • Amankan Perayaan Imlek 2014, Gegana Polda Riau Turun ke Meranti

Amankan Perayaan Imlek 2014, Gegana Polda Riau Turun ke Meranti

Selasa, 04 Februari 2014 01:36 WIB

SELATPANJANG - Senin (3/2/14) sore tadi, sembilan personel dari Satuan Gegana Brimob Polda Riau, tiba di Kota Selatpanjang. Mereka akan mengamankan jalannya perayaan Imlek 2565 di kota itu, bersama personel Polres Kepulauan Meranti. 

"Tim ini akan bertugas di Selatpanjang selama 3 hari, mulai hari ini sampai dengan puncak perayaan Imlek pada Rabu (6/2) lusa. Mereka akan menyisir dan mensterilkan 24 vihara di Kota Selatpanjang yang merupakan pusat perayaan Imlek di Kabupaten Kepulauan meranti ini," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi.

Dari pantauan Riauterkini, begitu rombongan tiba di Kota Selatpanjang, Pandra langsung memimpin apel dan membawa rombongan turun ke lapangan untuk memastikan vihara steril dan aman dari berbagai ancaman. Sehingga masyarakat tionghoa yang akan melaksanakan ibadah bisa lebih merasa aman dan nyaman.

Pada malam puncak perayaan Imlek nanti, kata Mantan Kepala Polisi Pariwisata Polda Riau itu, personil dari Satuan Gegana ini akan stanby di titik keramaian dan memantau aktivitas warga yang sedang merayakan Imlek. Jika ada gejala mencurigakan, atau ada indikasi teror, maka akan ditindaklanjuti sesuai protap dan prosedur. 

Kapolres perdana di Mapolres Kepulauan Meranti ini juga berharap kepada masyarakat tionghoa yang akan melaksanakan ibadah di masing-masing vihara dapat memahami situasinya, jika nantinya akan dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan masing-masing.

Hal itu dilakukan dalam rangka memastikan bahwa vihara aman dari berbagai ancaman, termasuk ancaman bom. "Imlek di Kota Selatpanjang agak berbeda dan sangat meriah. Makanya kami mengantisipasi berbagai hal dengan mendatangkan tim dari Satuan Gegana. Sehingga kejadian bom seperti di vihara Jakarta Barat tidak terjadi lagi," sebutnya.

"Kita melihat, teror saat ini tidak hanya terjadi di gereja, tapi juga di vihara. Makanya kami tidak mau hal itu terjadi di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, agar masyarakat tionghoa yang merayakan imlek bisa lebih merasa nyaman," ujar Pandra.

Iptu Rohani yang memimpin pasukan gegana tersebut, menegaskan pihaknya akan memastikan seluruh vihara aman dan steril. "Sesuai dengan arahan Kapolres, kami juga akan menempatkan personil di sudut keramaian dalam memantau aktivitas malam puncak Imlek di Selatpanjang," sebutnya.***(rud)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar