Baru 2 Bulan, Jalan Lubuk Batu di Inhu Sudah Rusak
Kamis, 12 Desember 2013 19:33 WIB
RENGAT - Pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan semenisasi di desa Lubuk Batu Tinggal Kec. Lubuk Batu Jaya Inhu dinilai tidak sesuai bestek. Pasalnya jalan yang baru selesai pekerjaannya sekitar dua bulan lalu saat ini sudah mengalami banyak kerusakan.
Kepala desa Lubuk Batu Tinggal Masrullah, Kamis (12/12/2013) menjelaskan bahwa jalan semenisasi yang mengalami kerusakan tersebut tidak pernah diketahui siapa kontraktor pelaksananya. Mengingat tidak pernah ada koordinasi dengan pemerintahan desa tentang pembuatan jalan semenisasi tersebut.
'Selain itu juga tidak pernah ada plang nama proyek jalan semenisasi yang sudah rusak tersebut. Sehingga kita tidak bisa mengetahui proyek tersebut berapa volume dan juga berapa nilainya,' jelas Kades.
Namun demikian Masrullah mengungkapkan bahwa pihaknya akan melaporkan kondisi jalan semenisasi yang sudah rusak tersebut kepada pihak terkait. Sehingga nantinya dapat secepatnya diambil langkah-langkah terhadap proyek jalan tersebut.
Lebih jauh diungkapkannya bahwa sebagian masyarakatnya menyatakan kekecewaan dengan mutu pekerjaan yang sangat rendah. Jalan semenisasi yang seharusnya bisa tahan lama dan dapat membantu kelancaran arus lalulintas desa tidak terwujud.
Anggota komisi C DPRD Inhu Suharto yang membidangi masalah pembangunan fisik mengharapkan agar jalan semenisasi di desa Lubuk batu Tinggal yang dikatakan sudah mengalami kerusakan agar dapat ditinjau pihak Dinas PU. Kalau memang ditemukan adanya kesalahan dalam hal pekerjaan maka kontraktor pelaksananya diminta untuk dapat mempertanggung jawabkannya.
'Kalau memang pekerjaan tersebut masih dua bulan selesai maka kerusakan yang terjadi masih dalam masa perawatan kontraktor. Untuk itu Dinas PU diminta agar dapat secepatnya mengambil langkah-langkah dan tindakan di lapangan sehingga kerusakan jalan semenisasi yang tidak diketahui berapa volumenya dapat segera diperbaiki,' harap Suharto.***(mus/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

