• Home
  • Hukrim
  • Basarnas Bantu Cari Pratu Wahyudi Hilang Saat Padamkan Karlahut

Basarnas Bantu Cari Pratu Wahyudi Hilang Saat Padamkan Karlahut

Minggu, 21 Agustus 2016 14:57 WIB
ROKAN HILIR - Hilangnya Pratu Wahyudi anggota TNI AD dari Denrudal 004 Dumai masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga dan satuannya saat melaksanakan tugas pemadaman lahan dan hutan terbakar di Rokan Hilir.

Tim dari Basarnas diterjunkan mencari Pratu Wahyudi, di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar Kecamatan Bangko, Rohil saat memadamkan karlahut. Korban sampai berita ini diposting belum berhasil ditemukan. 

Informasi yang berhasil dirangkum awak media, Minggu (21/8/16) ikut bersama Basarnas bersama delapan TNI menyusuri jalan setapak kemungkinan Pratu Wahyudi berada. Petugaspun saling bersahutan memanggil nama Wahyudi.

Perjalanan menggunakan kompas dan GPS bersama RT 06 RW 02 Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Dedi Susanto dan dua orang warga. Hingga pukul 12.30 WIB Pratu Wahyudi belum ditemukan.

Artinya, sudah memasuki hari keempat sejak dinyatakan hilang pada Kamis (18/8/16) sore Pratu Wahyudi belum diketahu nasibnya. Apakah dalam kondisi sehat atau lainnya, petugaspun tidak mengetahui.

Sebelumnya, Komandan Den Arhanud Rudal 004 Dumai, Kapten (Arh) Joko Sukoyo, menjelaskan kronologis anggotanya hilang secara misterius saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). 

Prajurit ini hilang pada Kamis (18/8) sore kemarin di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Anggotanya ditugaskan dalam Satgas Darat. Prajurit ini hilang sekitar pukul 15.00 WIB bernama Pratu Wahyudi.


Pukul 14.30 tim Karlahut Denrudal akan menggantikan alat pemadaman api dengan mesin yang lebih besar agar dapat menjangkau lebih jauh, sehingga mesin yang digunakan ukuran lebih kecil, hand Traker, diganti.

Saat Pratu Wahyudi akan mengambil selang kecil yang tidak digunakan ke dalam hutan, dia terjebak asap tebal. Pratu Wahyudi diduga bingung mencari arah kembali sehingga tersesat.

Pratu Wahyudi melaksanakan pemadaman bersama dua rekannya dari Den Rudal di Koordinat N 2°3'21.0024", E 100°54'27.1764". 

Kampung Medan RT 005 RW 002 Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar Kecamatan Bangko, Bagansiapiapi, Kabupaten Rohil.


Pada pukul 14.45 WIB saat kedua rekannya mengecek sumber air dan selang, Pratu Wahyudi izin kepada rekannya untuk melihat titik api yang akan dipadamkan (100 m dari sumber air).

Kira-kira 50 m Pratu Wahyudi meninggalkan sumber air, rekan-rekannya sudah tidak melihat keberadaannya. Lantas diupayakan untuk menelepon prajurit yang hilang tadi. 

Dalam percakapan telepon, Wahyudi mengaku berada di dekat pohon besar (berjarak 100 dari sumber air). Kemudian rekan-rekannya bersama Danramil 01/Bangko Mayor Inf Edianto segera mencari ke pohon besar seperti yang disampaikan.


Setelah mencari di seputaran pohon besar tersebut namun tidak ditemukan. Rekan-rekan korban menelpon kembali. Korban mengatakan bahwa dirinya di sawit-sawit kecil yang terbakar. Jaraknya 100 meter dari pohon besar.

Setelah di cari di sawit-sdawit yang terbakar namun tidak ditemukan. Kembali melakukan dialog dengan telepon seluler. Dijawab korban berada di sawit-sawit yang tidak terbakar. 

Dilakukan kembali pencarian di lokasi yang dimaksud namun tidak ditemukan juga. Kemudian rekan-rekanya kembali menghubungi. Terdengar suara mesin alat berat yang tengah bekerja sehingga sulit berkomunikasi.

Kemudian hilangnya prajurit TNI ini dilaporkan rekannya ke tim lain termasuk Bupati Rohil dan Dandim Rohil. Pukul 17.00 WIB seluruh jajaran Satgas Karlahut, Pemda Rohil, masyarakat Kampung Medan langsung melaksanakan pencarian hingga saat ini namun masih juga belum ditemukan.

(rdk/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Karhutla
Komentar