Cabut Undian Lapak, Pedagang Pasar Dock Rusuh di Dumai
Senin, 14 April 2014 16:01 WIB
DUMAI - Merasa dibohongi oleh kebijakan Pemerintah Kota Dumai, ratusan pedagang di Pasar Dock Yard rusuh saat melakukan pencabutan undian untuk mendapatkan lapak di Pasar Kelakap Tujuh yang baru, Senin (14/4/14).
Menurut ratusan pedagang yang menolak untuk direlokasi ke pasar yang baru siap dibangun itu, dengan dipindahkan lokasi jualan pedagang di Pasar Kelakap Tujuh maka akan menyengsarakan masyarakat itu sendiri.
Para pedagang yang semula memenuhi tenda saat pembukaan acara pencabutan undian, tiba-tiba berdiri dan melemparkan kursi. Sempat terjadi keributan di antara para pedagang. Sebagian besar memilih untuk pulang meninggalkan lokasi pencabutan undian tersebut.
"Kalian pembengak, ini pasar yang tak layak, sepi, kenapa kalian pindahkan kami kesini. Gila, pembengak, maun kalian jadikan apa kami ini. Apa kalian ini kami terus-terusan menderita mencari rezeki di tempat sepi seperti ini," teriak para pedagang.
Sebanyak 430 pedagang di Pasar Dock Yard di Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat ternyata menolak rencana relokasi pedagang ke pasar Kelakap Tujuh. Alasannya, rencana pemindahan tersebut sangat mendesak dan kurang persiap yang matang.
"Bagaimana mau pindah, sedangkan kesiapan saja belum ada. Gimana kesiapan pasar di sana, belum lagi kesiapan kami sebagai pedagang. Apalagi, masyarakat atau pembeli juga akan sepi kalau di sana," ungkap Pendi, pedagang rempah-rempah ini.
Menurutnya, kalau pemindahan pedagang pasar ke tempat yang baru mestinya butuh waktu setahun. Supaya ada persiapan para pedagang itu sendiri. Maklum saja, semua pedagang mempunyai hutang ke Bank dan ke agen masing-masing.
"Bagaimana mau bayar hutang jika kondisi pasar tidak normal. Pindah ke tempat yang baru itu butuh waktu minimal 2 tahun untuk normal kembali. Kami sebagai orang kecil merasa didzolimi pemerintah kalau begini ini caranya," tuturnya.
Menurutnya, kalau setahun sebelum rencana pemindahan, pedagang pasar Dock Yard sudah mempersiapkan diri. Setidak-tidaknya, arisan dan peminjaman akan dihentikan selama kondisi pasar belum normal. Ini tidak, main langsung pindahkan saja.
Sementara itu, Asisten II Setdako Dumai, Syamsuddin terus menyampaikan sambutannya sebagai perwakilan Walikota Dumai Khairul Anwar. Para pedagang terus melakukan perlawanan, dan berteriak bahwa pemerintah pembohong.
Petugas Satpol PP Kota Dumai pun langsung sigak dan melakukan perlawanan. Sejauh ini, Tim Pemerintah Kota Dumai masih memberikan arahan tentang relokasi pedagang Pasar Dock Yard ke Pasar Baru Kelakap Tujuh tersebut.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

