• Home
  • Hukrim
  • Dirawat Intesif, Enam Warga Duri Diduga Keracunan Bakso

Dirawat Intesif, Enam Warga Duri Diduga Keracunan Bakso

Kamis, 07 Mei 2015 11:21 WIB
BENGKALIS - Diduga usai menyantap makanan jenis Bakso bakar dan tahu crispy, empat anak-anak dan dua dewasa warga Perumahan Rangau Citra Permai, Jalan Pipa Air Bersih, RT 05, RW 5, Desa Simpang Padang, Kecamatan Mandau, Bengkalis akhirnya harus mendapatkan perawatn intensif di Rumah Sakit Thursina Hang Tuah, pada Rabu (6/5/15) malam sekitar pukul 23.00 WIB. 

Mereka diduga keracunan makanan. Keenam korban keracunan makanan tersebut adalah Fikri (10), Ayu (8), Apip (3), Nanda (8), Hendrik (16) dan Khiratul Fitri (41).

Dari keterangan salah seorang keluarga korban yang tidak ingin identitasnya disebutkan menuturkan bahwa korban- korban itu pada sore hari sekitar pukul 17.30 WIB secara berbarengan membeli bakso bakar dan tahu crispy salah seorang warga yang menetap berjualan diperumahan itu.

Berselang beberapa jam usai menyantap jajanan bakso bakar itu, secara mendadak seluruh korban merasakan mual, pusing dan dibarengi diare yang tak kunjung reda. Akhirnya seluruh korban langsung dilarikan kerumah sakit guna menjalani perawatan medis.

"Memang selang waktu mual seluruh korban agak lama sekitar tiga jam. Kami curiga dengan jajanan bakso diperumahan kami itu karena jajanan itulah yang terakhir kali dimakan korban dan memang saat dirasa, rasa baksonya terasa tidak seperti biasanya," terang salah seorang keluarga korban.

Terpisah, dr Sintia selaku dokter jaga Rumah Sakit Thursina Duri saat dikonfirmasi membenarkan ketujuh korban mengalami keracunan makanan dan akan menguji sampel makanan tersebut ke BPOM dan meneruskan laporan kepihak Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesehatan.

"Dari pemeriksaan, keseluruhan korban mengalami keracunan makanan, apakah itu bersumber dari pengkuan korban mengenai bakso bakar itu atau tidak, kita menunggu hasil pemeriksaan laboratorium BPOM dan keterangan dari UPTD Kesehatan," jelasnya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar