Dishub Pekanbaru Minta Kru Bus SAUM Melamar ke PD Pembangunan
Rabu, 01 Januari 2014 20:51 WIB
PEKANBARU - Hampir seratus kru Bus Sarana Angkuntan Umum Massal (SAUM) milik Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mulai hari ini, Rabu (1/1/14) kehilangan pekerjaan.
Menyusul kebijakan Dishub yang meminta seluruh kunci kontak dengan alasan sebanyak 20 unit bus akan dilakukan perbaikan. Mulai dari pengecetan dan perbaikan interior. Mereka terdiri dari supir, pramugara dan mekanik.
Meskipun menghilangkan pekerjaan hampir seratusan kru Bus SAUM, namun Kadishub Pekanbaru Dedi Gusriadi membantah kebijakan tersebut merupakan pemutusan hubungan kerja atau PHK.
"Kami bukan perusahaan. Jadi tidak ada istilah PHK. Mereka memang kita minta tidak lagi mengoperasikan Bus SAUM karena akan dilakukan perbaikan menyeluruh agar pelayanan pada penumpang meningkat," tepis Dedi saat dihubungi riauterkinicom.
Proses pengecetan, servis mesih dan perbaikan interorior menurut Dedi harus dilakukan karena bus-bus tersebut sudah beroperasi 5 tahun dan belum pernah mendapatkan perbaikan secara menyeluruh. Selain itu juga sambil menuggu surat hibah dari Kementeraian Perhubungan untuk 20 unit bus tersebut keluar.
Mengenai lama proses, Dedi menyebutkan waktu antara dua sampai tiga bulan. Selama itu, ia mengakui para kru Bus SAUM tidak memiliki pekerjaan dan tidak lagi mendapatkan penghasilan.
Sebagai solusi, Dedi menyarankan kepada para kru untuk segera mengajukan lamaran ke Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan, BUMD Pemko Pekanbaru yang mengelola Bus Trans Metro Pekanbaru.
"Mereka kita minta untuk melamar ke PD," ujarnya tanpa memberi jaminan apakah lamaran mereka pasti diterima.
Sementara itu Direktur Utama PD Pembangunan Heri Susanto mengakui adanya pemberhentian operasional 20 unit Bus SAUM, tetapi hal itu tidak ada kaitannya dengan perusahaan yang dipimpinnya.
"Itu yang mengelola Dishub. Tidak ada kaitannya dengan kami," ujarnya saat dihubungi riauterkinicom.
Dikatakan Heri, bahwa perusahaannya mengelola 50 unit Bus TMP, sedangkan 20 unit Bus SAUM selama ini dikelola Dinas Perhubungan.
Ketika ditanya mengenai lamaran yang akan diajukan para kru Bus SAUM pada perusahaan, Heri belum bisa menanggapi.***(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

