• Home
  • Hukrim
  • Ditemukan Mayat Pria Penuh Tusukan Dibuang ke Parit

Ditemukan Mayat Pria Penuh Tusukan Dibuang ke Parit

Jumat, 27 Maret 2015 18:07 WIB
Mayat penuh tusukan di Pekanbaru. ©2015 merdeka.com
PEKANBARU - Peristiwa pembunuhan sadis kembali menghebohkan warga Pekanbaru. Sesosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki ditemukan tewas bersimbah darah di dalam parit, tepat di salah satu rumah warga di Jalan Karya III, Kecamatan Bukitraya, Jum'at (27/03/15) pukul 09.00 WIB pagi. 

Sontak kejadian mengerikan itu pun mengundang perhatian puluhan warga setempat. Pantauan wartawan di tempat kejadian perkara (TKP), pada tubuh mayat pria malang tersebut ditemukan sejumlah luka tusukan di bagian leher dan perut. 

Bahkan Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru beserta Unit Reskrim Polsek Bukitraya yang melakukan olah TKP juga menemukan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Pisau tersebut ditemukan sekitar lima meter dari posisi mayat korban. 

"Dari hasil olah TKP, kita juga menemukan sebuas tas, sebuah charger, sepasang sandal dan satu unit handphone milik korban. Kita belum mengetahui identitas korban karena saat ditemukan, tak ada satupun tanda pengenal di sekitar jenazahnya. Korban diduga tewas dibunuh karena banyak luka tusukan di tubuhnya," kata Kapolsek Bukitraya, Komisaris Polisi Bochy saat ditemui riauterkini.com di lokasi kejadian. 

Menurutnya, keberadaan mayat pria tanpa identitas itu sendiri pertama kali diketahui oleh Siswanto (40). Pagi itu, Siswanto yang sedang menjalankan rutinitasnya sebagai pemilik bengkel mobil di sekitar TKP dikejutkan oleh teriakan dua orang mahasiswi. Mendengar teriakan tersebut, pria paruh baya ini pun bergegas melihat gerangan yang terjadi. 

Namun begitu menghampiri mahasiswi yang bersangkutan, langkahnya langsung terhenti setelah melihat sesosok tubuh manusia tak bernyawa dengan posisi menyamping dalam parit. Melihat penemuan mengejutkan itu, barulah ia bergegas memberitahukannya ke Mapolsek Bukitraya. 

"Korban sudah kita evakuasi ke RS Bhayangkara untuk divisum. Belum tahu apa motif pembunuhan ini, kita masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil visum dari rumah sakit," tutupnya.

(rdk/rtc/gas)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar