HMI-MPO Desak Presiden Minta Maaf ke Riau Terkait Asap
Selasa, 11 Maret 2014 15:03 WIB
PEKANBARU - Belasan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) tuntut kepada Gubernur Riau Annas Maamun bertindak tegas dalam menuntaskan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang masih terjadi.
Akibatnya, bukan hanya merugikan perekonomian, tetapi juga sudah berdampak pada kesehatan manusia. "Gubernur harus bertindak tegas atas pembakar lahan yang tidak bertanggung jawab," kata koordinator lapangan HMI-MPO, Lukman Hakim di depan kantor gubernur, Selasa (11/3).
Ada tiga tuntutan yang disampaikan dalam aksi itu. Pertama, meminta gubernur untuk menginstruksikan kepada jajaran, menuntaskan asap di Riau. Kedua, meminta kepada gubernur untuk menginstruksikan kepada Kapolda Riau menangkap dalang dari pembakar hutan, bukan masyarakat.
Kemudian ketiga, meminta kepada Presiden RI untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya rakyat Riau. Menurut pendemo, presiden jangan hanya bisanya meminta maaf kepada negara tetangga, karena masyarakat Riau saat ini juga sudah banyak yang menjadi korban ISPA akibat Karhutla yang terjadi di Riau.
Setelah setengah jam menggelar aksi, pendemo akhirnya diterima Kepala Kesbangpol Riau, Rizka Utama. Rizka berjanji, semua tuntutan yang disampaikan akan disampaikan ke gubernur. sempat terjadi dialog kecil terkait langkah-langkah penanganan yang sudah dilakukan Pemprov dalam penanggulangan asap.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

