Jelang Pelantikan Presiden RI, Polda Riau Kerahkan 6.000 Personel
Sabtu, 18 Oktober 2014 15:35 WIB
PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyiagakan 6.000 personelnya menjelang pelantikan Jokowi-JK sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Jumlah ini akan disebar di tempat rawan terjadinya kerusuhan.
"Tetap siaga I, sebagaimana instruksi Kapolri Jenderal Sutarman. Status ini akan dicabut sesuai instruksi Kapolri," jelas Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan di Mapolda Riau, kemarin.
Di samping itu, Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo menerangkan, jumlah itu merupakan 2/3 kekuatan personel Polda. Angka itu terdiri dari anggota Polresta dan Polsek di seluruh Kabupaten/kota.
"Ini dilakukan dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, kondusif dan terkendali," ucap Guntur.
Petugas akan meningkatkan giat rutin, seperti razia di daerah rawan. Patroli dalam skala besar akan dilakukan untuk mencegah kerusuhan.
"Namun sejauh ini, info intelijen kita masih kondusif, belum ditemukan hal yang dapat menganggu Kamtibmas. Adanya aksi unjuk rasa dengan menduduki kantor, ruas jalan dan sebagainya, belum ada. Namun, itu tetap diantisipasi," jelas Guntur.
Selain jumlah tersebut, Polda juga menyiagakan personel inti dan 2 SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brimob, yang ditempatkan di Mapolda. "Tujuannya, jika dibutuhkan pasukan Brimob ini bisa segera turun ke lokasi," ungkap Guntur.
Di tempat terpisah, Direktur Inteligen dan Keamanan (Intelkam) Polda Riau Kombes Pol Djati Wiyoto juga memastikan, kegiatan ancaman di Riau masih belum ditemukan.
"Tadi malam kelompok Koalisi Merah Putih (KMP) sudah bersilaturahmi dengan kita, dan tidak akan ada aksi. Dimana mereka akan mendukung dan tidak menganggu proses pelantikan nanti," kata dia.
Menjelang pelantikan Jokowi-JK, Polda Riau juga mengimbau masyarakat mendukung prosesi pelantikan di Jakarta. Caranya, tidak melakukan kegiatan yang melawan hukum.
Sementara, Polri mengungkapkan ada indikasi pengerahan massa, pada saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) pada Senin 20 Oktober.***(Liputan6)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

