• Home
  • Hukrim
  • KPAI Minta Kasus Pembunuhan Sadis Angelika Dituntaskan

KPAI Minta Kasus Pembunuhan Sadis Angelika Dituntaskan

Senin, 28 Maret 2016 20:48 WIB
PEKANBARU - Kasus penemuan jasad diduga bocah 11 tahun, Angelika Boru Pardede, menjadi perhatian Ketua Dewan Komisi Nasional Perlindungan Anak dan Perempuan, Seto Mulyadi atau Kak Seto.

Pada Senin (28/3/2016), dia bersama pengurus Komnas PPA mendatangi Mapolda Riau. Tujuannya mempertanyakan sejauh mana penanganan kasus ini.

Pantauan di Mapolda, Kak Seto memasuki Ruang Tribrata Mapolda dan menggelar pertemuan dengan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Rifai Sinambela dan Kapolsek Siak Hulu Kompol P Zalukhu dan jajarannya.

Usai pertemuan, Kak Seto menegaskan penemuan jasad yang diduga Angelika itu merupakan perbuatan sadis. "Kalau memang benar jasad itu merupakan Angelika, ini sangat sadis. Ini menjadi atensi dari kami supaya diselesaikan oleh kepolisian," sebut Kak Seto.

Menurut Kak Seto, kalau seandainya jasad itu bukan Angelika, bisa saja hal ini sebagai pengalihan dari pelaku penculikan terhadap korban. "Kalau enggak, berarti hanya pengecohan dari pelaku. Bisa saja dia menjadikan jasad itu sebagai pengecoh dengan mencari jasad lain," sebut Kak Seto.

Pengalihan disini, pelaku diduga mengeksplotasi korban dengan cara memperdagangkannya. Pasalnya, kasus penjualan anak sedang marak terjadi di Indonesia.

Kak Seto mengaku sudah berkomunikasi dengan kedua orang tua korban. Orang tua mengaku sudah kehilangan anaknya sejak 9 Maret 2016. 

"Kemudian pada 23 Maret 2016, ditemukan sebuah jasad yang diduga Angelika. Ini masih dalam penyelidikan kepolisian, dan menjadi perhatian kami supaya penyidik menyelesaikannya," tegas Kak Seto.

(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Asusila
Komentar