• Home
  • Lingkungan
  • Bupati Bengkalis Minta Masyarakat Dua Kecamatan Waspada Karlahut

Bupati Bengkalis Minta Masyarakat Dua Kecamatan Waspada Karlahut

Selasa, 29 Maret 2016 09:26 WIB
BENGKALIS - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin mengatakan, meskipun saat ini sebagian wilayah di daerah ini telah diguyur hujan dan tak ditemukan titik api, namun seluruh masyarakat harus tetap waspada terhadap bencana kebakaran lahan dan hutan (Karlahut).

"Karena sejumlah wilayah, baik Bukit Batu maupun Siak Kecil ini memang termasuk kawasan rawan Karlahut dan perlu kewaspadaan bersama," jelas Amril ketika melakukan kunjungan kerja sehari di kedua kecamatan tersebut, Senin (28/3/16).

Kepada seluruh Camat, Kepala Desa (Kades) maupun Penjabat Kades di daerah ini, terutama di Bukit Batu dan Siak Kecil, Amril mengingatkan kembali agar aktif mengimbau warganya supaya tak mengolah dan membuka lahan dengan cara membakar.

"Hal ini kami ingatkan kembali, bukan saja karena kerugian ekonomi yang ditimbulkan akibat Karlahut itu sangat besar dan juga merusak lingkungan, tetapi juga akan menyebabkan pelakunya dapat terjerat masalah hukum," katanya.

Di bagian lain, kepada seluruh Camat, Kades maupun Pj Kades di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, Amril juga mengatakan sudah menginstruksikan agar membantu sepenuhnya salah satu amanah yang diemban Brigjen Supriyanto sebagai Kapolda Riau yang baru.

Kata Amril, salah satu amanah yang menjadi prioritas yang ditugaskan pemerintah maupun pimpinan tertinggi kepolisian Republik Indonesia kepada Brigjen Supriyanto, adalah masalah pencegahan Karlahut.

"Sesuai ketentuan, upaya pencegahan dimaksud tentu juga akan dilakukannya dengan penerapan sanksi hukum bagi siapapun yang melakukannya. Dengan demikian karlahut tidak kembali muncul di daera ini," kata Amril Mukminin. 

Sebelum mengakhiri, Amril menghimbau kepada pejabat di daerah itu untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menjadi pelaku Karlahut dan supaya tidak terjerat masalah hukum karena Karlahut.

(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Karhutla
Komentar