• Home
  • Hukrim
  • Kapal Bermuatan Sembako Karam di Sungai Siak Pekanbaru

Kapal Bermuatan Sembako Karam di Sungai Siak Pekanbaru

Sabtu, 20 Desember 2014 15:32 WIB
PEKANBARU : Sebuah Kapal Motor (KM) Madani 03 tenggelam saat disandarkan di kawasan Pelabuhan Mawar Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Sabtu (20/12/2014) dinihari. 

Beruntung dalam insiden naas ini seorang Nakhoda serta Lima Anak Buah Kapal (ABK) berhasil selamat. Akibat kejadian ini, pemilik Kapal mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kejadian ini bermula ketika kapal milik Harahap yang dinakhodai oleh Yusuf (51) baru saja disandarkan di kawasan pelabuhan, karena usai melakukan pelayaran. Namun naas, lambung kapal justru menabrak kumpulan rumput Kiambang, dimana didalamnya terdapat potongan kayu Log yang hanyut terbawa arus.

Tak pelak, hantaman keras itu membuat lambung bocor dan air sungai dengan cepat merangsek masuk sehingga posisi kapal miring. Meski Nakhoda sudah berupaya keras menstabilkan posisi kapal, tapi karena muatan kapal cukup berat membuatnya tak sanggup bertahan hingga akhirnya tenggelam.

Beruntung saat itu, Yusuf dan Lima ABK nya segera terjun kesungai untuk menyelamatkan diri. "Benar, kita sudah menerima laporannya dan anggota sudah turun ke lapangan," ungkap Kapolsek Sektor Kawasan Pelabuhan (SKP) AKP Hendrik, Sabtu (20/12/2014) siang.

Hendrik melanjutkan, dari keterangan sejumlah saksi, kejadian diperkirakan pada pukul 01.00 WIB dinihari tadi. Saat tenggelam, didalam kapal motor Madani 03 ini tengah mengangkut 25 Ton barang.

Diantaranya Unilever, Besi sebanyak 550 batang, campuran kotak-kotak, Sembako, serta Sepeda Motor sebanyak 16 unit, dan lain sebagainya. "Ditaksir total kerugian sekitar Rp600 Juta," tuturnya di lokasi kejadian.

Untuk melakukan evakuasi terhadap barang yang tenggelam tersebut, pihaknya kata Hendrik, sudah melakukan penyelaman. Bahkan sampai berita ini diturunkan, kegiatan pengangkatan barang masih terus berlanjut. "Personil kita dilapangan masih bekerja dan lakukan pengamanan situasi disekitar TKP," ujarnya.

Pantauan media di lapangan, tampak masyarakat setempat memenuhi kawasan pelabuhan untuk melihat-lihat serpihan kapal dan aktifitas penyelaman anggota dalam proses evakuasi. Sementara pemilik dan pengurus kapal tengah di BAP Kepolisian.

(wil/wil)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar