Kapal Tanker Pengangkut Inti Sawit Terbakar di Dumai
Kamis, 13 Maret 2014 11:05 WIB
DUMAI - Kapal Tanker KM Wiras Permata 02 pengangkut inti sawit dari Pangkal Balam, Sumatera Utara terbakar di Dermaga C Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Dumai, Rabu (12/3/14) kemarin sore.
Informasi yang berhasil dirangkum, Kamis (13/3/14), api diduga muncul dari kamar mesin. Api baru dapat dipadamkan setelah tim pemadam kebakaran berjibaku dari sisi laut dan sisi darat selama 2 jam.
Asisten Manager Humas Pelindo I cabang Dumai, Harlem Purba dikonfirmasi mengatakan, isiden kebakaran kapal tanker tidak memakan korban. Kobaran api yang terjadi di wilayah kapal tanker cepat dilakukan pemadaman.
"Kebakaran kapal cepat mendapatkan respon sehingga api bisa dipadamkan. Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa," ungkapnya kepada wartawan melalui telepon selulernya.
Lanjutnya, setelah api dapat dipadamkan, Tag Boat pembantu memadamkan api dikeluarkan dari area pelabuhan. Ini untuk menjaga keamanan di pelabuhan.
"Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, semua kapal yang membantu pemadaman api dikeluarkan dari areal pelabuhan, Hingga api benar-benar padam," kata Harlem.
Belum diketahui penyebab dari terbakarnya KM Wiras Permata 02. Dugaan sementara api berasal dari kamar mesin. Sementara dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
Kapal Tag Boat pemadam kebakaran milik Pelindo dibantu Tag Boat pemadam Pertamina, KPLP. Pemadaman juga dilakukan dari sisi darat dermaga C melibatkan tim pemadam dari BNPB Dumai, Pelindo dan Pemko Dumai.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

