• Home
  • Hukrim
  • Karyawan Pertamina Dumai Tak Terima Dipindahkan ke Cilacap

Karyawan Pertamina Dumai Tak Terima Dipindahkan ke Cilacap

Kamis, 21 Agustus 2014 19:10 WIB
DUMAI - Salah seorang karyawan PT Pertamina Dumai tak terima dirinya dipindahkan ke Pertamina Cilacap. Pasalnya pemindahan itu dilakukan pihak Pertamina Dumai secara sepihak.

Selain itu, kemungkinan ada indikasi penekanan dari Pertamina Dumai, karena karyawan itu saat ini menjabat sebagai Sekretaris di Serikat Pekerja Dharma Patra (SPDP) Pertamina Dumai.

Maka untuk menyelesaikan hal itu, karyawan tersebut melakukan penyelesaikan perkara itu bersama pihak Pertamina melalui Serikat Pekerja Dharma Patra. Namun karena tidak menemui jalan keluar, maka terpaksa meminta pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai untuk menyelesaikan perkara tersebut.

"Ada apa kok tiba-tiba saya dipindakan tanpa ada pemberi tahuan terlebih dahulu. Padahal saya tidak siap jika dipindahkan. Saya harus bawa kelurga dan banyak lagi kesulitan lainnya kalau sempat saya dipindahkan," ungkap Weli Antoni, Kamis (21/8/14). 

Dijelaskannya, pemindahan ini disinyalir ada indikasi penekanan agar Serikat Pekerja Dharma Patra menjadi lemah, mengingat dirinya sebagai Sekretaris di serikat tersebut.

Sebelumnya, kata Antoni, sudah ada pertemuan beberapa kali dengan pihak pertamina untuk jalan penyelesaian perkara ini namun tidak mendapatkan solusi.

Sekali lagi Antoni dan Pengurus Serikat Pekerja Dharma Patra kecewa dengan ketidakhadiran pihak Pertamina. Padahal kehadiran ke Disnaker ini untuk mengadakan pertemuan Tripartit antara Pertamina Serikat Pekerja dan Disnaker.

"Ini menjadi tanda tanya kita, kenapa pihak Pertamina tak hadir padahal pihak Disnaker telah membuat surat undangan untuk pertemuan Tripartit antara Pertamina, Serikat Pekerja Dharma Patra dan Disnaker," ungkap Ketua SPDP Pertamina Dumai Zulkarnain.

Dikatakannya, mengingat sudah seringkali mengadakan pertemuan antara Pertamina dan Serikakat Pekerja untuk menyelesaikan masalah ini, namun tak ada keputusan, maka terpaksa pihaknya mengadakan pertemuan dengan pihak Disnaker untuk menyelesaikan hal ini.

Dikatakan Zulkarnaini, pertemuan Tripartit ini di undang oleh Disnaker. Dan menurutnya kalau pihak Pertamina tak hadir mestinya dijawab secara tertulis.

"Seharusnya mereka datang tapi kok tak ada kabar. Setelah ditelephon Disnaker baru mereka bilang tak bisa datang," katanya kepada Pesisir Pos.

Sementara itu, Wakil Ketua Serikat Pekerja Dharma Patra Pertamina Dumai, Gatot Dwikoranto mengatakan, kasus ini harus segera diselesaikan mengingat mutasi yang dilakukan Pertamina Dumai ke Pertamina Cilacap dilakukan secara sepihak.

"Mutasi terhadap Antoni ini sejak 1 Maret 2014 yang lalu. Kita tak mau mutasi ini ada pihak yang dirugkan. Saya melihat ini ada unsur politis karena Antoni sebagai Sekretaris di Serikat Pekerja Dharma Patra, maka mereka sengaja memindahkan Antoni agar organisasi ini menjadi goyang," kata Gatot.

Dikarenakan pihak Pertamina tak hadir dalam pertemuan itu, pihak Disnaker Dumai mengatakan pertemuan ditunda Senin depan. Diharapkan pertemuan pada Senin depan, pihak Pertamina bisa hadiri dan bisa menyelesaikan masalah ini. (via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar