Kasus Pencabulan di Pekanbaru Menurun

Jumat, 02 Januari 2015 22:42 WIB
PEKANBARU : Aksi kekerasan seksual yang kerap menimpa anak di bawah umur tampaknya masih menjadi momok yang menakutkan. Khusus di Pekanbaru, meski 2014 lalu kasus kekerasan seksual pada anak itu turun dibandingkan di tahun 2013, namun Polresta mendata angka tersebut masih terbilang mengkhawatirkan. 

"Tahun 2013 silam, kasus pencabulan di Pekanbaru terdata sebanyak 28 kasus. Sedangkan di 2014 hanya 16 kasus. Namun meski seluruh kasusnya telah terungkap dan tersangka juga sudah ditahan, jumlah itu masih cukup tinggi," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Robert Haryanto Watratan saat ditanyai wartawan melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun, Jumat (02/01/15) 

Menurut Hariwiyawan, dari 16 kasus yang ditangani Polresta, pelaku kejahatan pencabulan itu justru dilakukan oleh orang-orang terdekat korban. Hal itulah yang menjadi kekhawatiran, sehingga patut menjadi perhatian serius bagi semua pihak, terutama orang tua. 

Mengawali 2015 ini, ia sangat berharap para orang tua benar-benar bisa menjaga dan memperhatikan anaknya masing-masing. Kemudian memberikan pengarahan dan pemahaman sejak dini agar anak menjadi mengerti bahaya dari kekerasan seksual tersebut. 

"Orang tua adalah kunci utamanya. Jika cara penyampaian itu disampaikan secara tepat oleh orang tua, maka si anak pasti bisa mengerti dan tentunya terhindar menjadi korban kekerasan seksual. Disamping itu, orang tua juga harus jeli mengawasi buah hatinya, baik itu saat di rumah maupun di luar rumah," tegasnya.***(gas)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar