Penyertaan Modal Rp 300 M,
Kejari Bengkalis Telusuri Lokasi PLTU di Pinggir
Senin, 20 Januari 2014 16:44 WIB
BENGKALIS - Menindaklanjuti penyelidikan aliran dana penyertaan modal Rp 300 milyar oleh Pemkab Bengkalis kepada BUMD PT.Bumi Laksamana Jaya (BLJ), kejaksaan negeri (kejari) Bengkalis mulai bergerak cepat.
Pada Senin (20/1/14) tim pidana khusus kejari Bengkalis dipimpin langsung Kasi Pidsus Yanuar Rheza turun langsung meninjau lokasi Pembangkit Tenaga Listrik Uap (PLTU) di kecamatan Pinggir.
Yanuar Rheza yang dikonfirmasi langsung via seluler kemarin membenarkan kalau tim pidsus dan seksi intel Kejari Bengkalis.tengah berada di.lokasi PLTU yang dibangun oleh PT.BLJ dengan dana penyertaan modal Rp 300 milyar.
Pihak kejari Bengkalis sudah berkomitmen untuk menelusuri aliran penyertaan modal yang cukup fantastis tersebut termasuk memulai pemeriksaan jajaran direksi dan segera akan memanggil jajaran komisaris. Saat ini dugaan penyimpangan penyertaan modal Rp 300 milyar sudah masuk tahap penyelidikan kejari Bengkalis.
"Kami sekarang sedang berada di Duri meninjau langsung lokasi PLTU yang sudah mulai dilaksanakan pembangunan fisiknya berupa tiang pancang oleh rekanan mitra kerja PT.BLJ. Penyelidikan terhadap penyertaan modal Pemkab Bengkalis kepada PT.BLJ tetap kita lakukan, salah satunya menelusuri lokasi pembangunan PLTU ini, karena dana yang sudah digelontorkan diduga diokasikan juga untuk.pembangunan fisik.PLTU di kecamatan Pinggir ini," jelas Rheza via seluler.
Dari total dana Rp 300 milyar tersebut, berapa yang sudah terpakai dan untuk apa saja, kasi pidsus belum dapat menguraikan. Menurutnya penyelidikan intensif masih terus dilakukan, termasuk pendistribusian dana kepada dua anak perusahaaan PT.BLJ dalam proyek kelistrikan tersebut.
PT.BLJ sendiri terkait membentuk dua anak perusahaan untuk membangun pembangkit listrik PLTU di Pinggir dan PLTG di Bukitbatu yaitu PT.Sumatra Timur Energi dan PT.Riau Energi Tiga.
Sedangkan soal pengembangan penyelidikan, Rheza menjelaskan bahwa pemeriksaan bisa diarahkan kepada kedua anak perusahaan PT.BLJ dan jajaran komisaris maupun pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan penyertaan modal Rp 300 milyar tersebut.
Bahkan tidak tertutup kemungkinan penyelidikan juga akan dilakukan kepada panitia khusus (pansus) DPRD Bengkalis karena lolosnya anggaran berawal dari peraturan daerah (perda) yang disahkan DPRD tahun 2012 lalu.
"Sekarang masih pendalaman materi penyelidikan terhadap berbagai hal. Kejari Bengkalis tetap memprioritaskan kasus penyertaan modal tersebut, namun proses penyelidikan dilakukan secara bertahap,"ulas Rheza menambahkan.
Menanggapi penyelidikan oleh Kejari Bengkalis tersebut, Wan Sabri dari Badan Anti Korupsi Lembaga Investigasi Penyalahgunaan Uang Negara (BAK-LIPUN) Bengkalis mendesak supaya penyelidikan diarahkan kepada aliran dana kepada dua anak perusahaan PT.BLJ dan jajaran komisaris serta DPRD Bengkalis.
Dari data BAK-LIPUN uang Rp 300 milyar didistribusikan kepada PT.Sumatra Timur Energi sebesar Rp 200 milyar melalui Bank BNI Pekanbaru dan BRI Bengkalis.
Masih menurut Wan sabri sementara itu dana sebesar Rp 100 milyar lagi disalurkan kepada PT.Riau Energi Tiga melalui rekening di Bank BNI Cabang Bengkalis. Kejari Bengkalis juga diminta memeriksa kantor kedua anak perusahaan PT.BLJ tersebut yang ditengarai berlokasi di jalan Arifin Ahmad kota Pekanbaru.
"Sebenarnya penyertaan modal ke PT.BLJ itu terkesan asal-asalan, karena untuk membangun PLTU berkapasitas 2 x 35 MW dibutuhkan investasi.diatas Rp 1 trilyun. Sejauh ini siapa mitra kerja PT.BLJ malah tidak jelas, termasuk PT.PLN selaku pemegang otoritas kelistrikan juga masih kabur. Akibatnya dana Rp 300 milyar yang digelontorkan Pemkab Bengkalis tak jelas tujuannya," kata Wan Sabri.
Diduga tambahnya, sebesar Rp 100 milyar dana sudah diambil untuk berbagai keperluan. Mulai dari pembebasan lahan, pemasangan tiang pancang PLTU sampai pembiayaan jajaran komisaris, direksi dan bupati Bengkalis ketiga negara Eropa dengan alasan membeli mesin untuk PLTU dan PLTG tersebut.***(win)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

