• Home
  • Hukrim
  • Kepemimpinan Zul As-Eko Kebakaran Rumah Kerap Terjadi di Dumai

Kepemimpinan Zul As-Eko Kebakaran Rumah Kerap Terjadi di Dumai

Minggu, 03 April 2016 11:22 WIB
DUMAI - Selama kepemimpinan Walikota Zulkifli As dan Wakil Walikota Eko Suharjo, musibah kebakaran rumah kerap terjadi di Kota Dumai. Tak tanggung-tanggung musibah kebakaran rumah meluluhlantakkan bangunan rumah maupun rumah toko (Ruko) di Kota Pelabuhan dan Industri tersebut.

Pertama musibah kebakaran rumah melanda kawasan padat penduduk di Jalan Merdeka, Gang Jihad, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota. Sedikitnya enam rumah hangus terbakar diduga akibat hubungan arus pendek listrik yang terjadi pada, Ahad (20/3) lalu.

Belum hilang ingatan masyarakat atas musibah itu, kebakaran kembali terjadi. Keganasan si jago merah kembali meluluh lantakkan dua bangunan rumah toko (Ruko) yang berada di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Dumai Timur, Senin (21/3) malam lalu.

Kini musibah serupa kembali memporak-porandakan 33 unit rumah yang dihuni 36 kepala keluarga di Jalan Bintan, Gang Kuini, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, Jumat (1/4/16) dini hari lalu. Musibah tragis yang jangka waktunya berdekatan meninggalkan duka mendalam bagi korbannya.

"Sesuai laporan RT hingga Kelurahan bahwa jumlah rumah yang terbakar itu ada 33 rumah yang ditempati 160 jiwa dari 36 kepala keluarga. Kini para korban kebakaran rumah sudah berada di pengungsian sembari mendapatkan tempat tinggal," kata Camat Dumai Kota, Budi Hasnur.

Sementara bantuan dari pemerintah daerah sudah mengalir yang diantaranya beras, makanan siap saji, seragam sekolah dan lainnya. Bantuan itu pertama kali disalurkan oleh Dinas Sosial Kota Dumai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Bulog Dumai dan instansi pemerintah lainnya.

Sebagai data tambahan, bahwa korban kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Bintan, Gang Kuini, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota saat ini tengah membutuhkan bantuan perlatan sekolah. Mengingat musibah yang menimpa Jumat lalu itu banyak memiliki anak berstatus sekolah.

Lurah Bintan, Norzam kepada media mengatakan bahwa korban kebakaran terdapat 34 orang pelajar yang kehilangan peralatan sekolahnya. Oleh karena itu, diharapkan kepada perusahaan maupun dermawan untuk dapat membantu meringankan beban korban kebaran rumah.

"Dari data yang kita peroleh, seluruh anak yang masih berstatus pelajar ini sudah tidak ada perlengkapan untuk pergi ke sekolah. Semuanya hangus ikut terbakar dan tidak bisa diselamatkan lagi," katanya saat berada di tempat pengungsian para korban kebakaran rumah, Ahad (3/4/16).

Adapun bantuan peralatan sekolah yang dimaksud Lurah Bintan, seperti seragam sekolah, sepatu, tas dan peralatan tulis. Sedangkan dari 34 orang pelajar itu diantaranya masih duduk di bangku TK sebanyak 2 orang, SD sebanyak 20 orang, SMP sebanyak 7 orang dan SMA sebanyak 5 orang. 

Selain itu, dijelaskannya kembali, para korban yang berada tempat pengungsian tersebut juga membutuhkan peralatan MCK, susu balita, obat-obatan dan pakaian balita hingga dewasa. Tidak ketinggalan masalah ketersediaan air bersih untuk keperluan madi.

(rdk/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar