Kerugian Korupsi Bansos Bengkalis Nunggu Hasil Audit BPKP Riau
Senin, 24 Maret 2014 13:00 WIB
PEKANBARU - Untuk menentukan jumlah kerugian negara dalam dugaan korupsi dana Bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Bengkalis, pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Riau masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau.
Menurut Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Yusuf kepada wartawan, kasus dana bansos Bengkalis itu masih dalam penyelidikan pihaknya dan ada beberapa kasus korupsi lagi masih dalam penyelidikan pihaknya.
Untuk mencari bukti-bukti katanya, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan penyaluran dan penerimaan dananya.
"Sekarang ini untuk kerugian negaranya masih dilakukan audit investigasi oleh BPKP Riau dan kita masih menunggu hasilnya," ujar Yusuf.
Sebelumnya, pada Februari lalu Ditreskrimsus Polda Riau menyatakan kasus dugaan korupsi dana Bansos Bengkalis senilai Rp230 miliar mulai menemukan titik terang.
Tahapan demi tahapan telah dilakukan, termasuk meminta masukan dari para ahli dan telah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk para pejabat di Bengkalis.
Untuk diketahui, menurut laporannya, kasus dana bansos sebesar Rp230 miliar ini disalurkan ke sekitar 2.000 orang mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi serta yayasan dan lainnya. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

