Masyarakat Bengkalis Resah Penipuan Berkedok Anak Sakit
Jumat, 21 Oktober 2016 11:55 WIB
BENGKALIS - Orang tua mana yang tidak cemas dan kawatir ketikamendapat kabar anak tersayang mengalami luka parah karena jatuh ataukecelakan lalu lintas.
Terlebih kabar itu disampaikan oleh guru sianak atau orang yang mengaku-ngaku sebagai aparat kepolisian, yangmembawanya ke rumah sakit.
Namun perasaan cemas dan kawatir itu beruah menjadi geram danmendongkol ketika tahu bawha si penelepn hanya ingin memanfaatkankegugupan orang tua, lalu ujungnya-ujungnya minta transfer sejumlah uang.
Penipuan berkedok anak jatuh ata kemalangam atau terlibat narkoba itudalam minggu-minggu sedang marak di Bengkalis, beruntung belum adaorang tua yang mengaku sempat mengirimkan sejumlah uang kepada sipenelfon.
Seperti yang dialami, H Mukhlizar, Kamis (20/10), sekitar pukul08.30 WIB dirinya menerima panggila dari salan seorang yang mengakuguru di salah satu SD tempat anaknya sekolah.
Guru dengan nomor hape085213817049 tersebut mengabarkan kalau anaknya terjatuh kamar kecil(WC) sekolah dan mengalami luka parah.
Selanjutnya oleh guru lainnya, anak salah satu Kepala Seksi di DinasPerikanan dan Kelautan itu dibawa oleh salah seorang guru ke rumahsakit.
"Saya diminta menghubungi guru yang mengatarkan anak saya kerumah sakit, si penelpon juga mengirimkan nomor guru tersebut,081293417445,” ujar Mukhlizar.
Orang tua mana yang tak risau dan was-was saat mendapat kabartersebut, begitupun dirinya, ketika menedapatkan kabar tersebutdirinya langsung menghubungi ibu si anak, sayangnya hapenya sedangtidak aktif. Sementara adiknya tidak berada di rumah alias keluarkota.
"Si penelpon tahu persis saya sedang tidak berada di Bengkalis, dijuga tahu saya tinggal di mana, nama anak-anak saya dan dimana anaksaya sekolah," katanya.
"Makanya, ketika aya mendapatkan kabar itu saya sempatpanik, namun saya masih terus berfikir bemar tidaknya kabar itu," pungkasnya.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kronologi Selebgram Ajudan Pribadi Ditangkap Atas Kasus Penipuan Rp1,3 Miliar
-
Hukrim
Cara Kenali Modus Pig Butchering
-
Hukrim
Seorang Guru Honorer Tersandung Investasi Bodong di Dumai
-
Hukrim
Korban Penipuan Penerimaan CPNS Oleh Olivia Nathania Mencapai Ratusan Orang
-
Ekbis
Praktik Investasi Ilegal Semakin Marak di Masa Pandemi, Termasuk Vtube
-
Hukrim
Kejari Dumai Tangkap Hanafi Atan Dalam Kasus Penjualan Tanah

