Meranti Berdarah, KontraS Menilai Polisi Melakukan Penculikan dan Pembunuhan
Jumat, 30 September 2016 13:51 WIB
MERANTI - Kordinator KontraS, Hariz Azhar dan Petisi Bela Rakyat (PBR) bersama masyarakat menggelar dialog terbuka, Rabu (29/9/16) malam kemarin di Gedung Dharma Wanita, Kelurahan Selatpanjang Kota.
Hadir juga dalam kegiatan itu perwakilan dari Polres Meranti, Paur Ops, Ipda Beny, Kordinator PBR, Agus Suliadi, Wakil Ketua DPRD Meranti, Muzamil, Ketua MUI Meranti, Mustafa, dan sejumlah tokoh masyarakat dan juga mahasiswa.
"Saya izin menyampaikan salam Kapolres, beliau sedang di luar daerah. Sejauh ini sudah ada 4 tersangka dan 17 pelanggar kode etik yang ditetapkan Polda Riau. Semuanya ditangani di sana, tidak ada yang di Polres," jelas Ipda Beny.
Jawaban tersebut sempat membuat peserta dialog terbuka ribut dan memprotes hasil penyelidikan oleh Polda Riau. Mereka menilai tidak mungkin almarhum Afriadi Pratama tewas hanya disiksa oleh 4 orang saja.
"Kalau saya menilai, tidak ada proses hukum dalam kasus Adi ini karena hingga saat ini tidak sepucuk surat pun yang dikeluarkan Polisi untuk keluarga korban terkait penangkapan maupun keterangan kematian. Itu sama saja dengan penculikan, penyiksaan dan pembunuhan," tukas lelaki berkacamata itu.
Selain itu, berdasarkan hasil analisis dari semua temuan di lapangan, dia menilai tindakan aparat Polres Meranti terhadap korban yang disangka membunuh itu adalah tindakan biadab dan tidak manusiawi.
"Saya bertanya-tanya, polisi yang malam itu menyiksa apakah manusia? Bayangkan, sudah ditembak, dipukul dengan kayu beramai-ramak hingga patah sekujur tubuh, giginya rontok semua, jakun hilang dan testis pecah, diseret dan dilempar. Sangat biadab untuk seorang manusia apalagi penegak hukum," tutur Kordinator KontraS itu.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
KontraS Sebut Polisi Penyiksa Warga Paling Kejam Ketimbang TNI
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Nasional
KontraS Protes Perppu Ormas Mengancam Hak Asasi Manusia
-
Hukrim
Polisi Tangkap Tahanan Kabur saat Jualan Narkoba di Duri
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal
-
Hukrim
Polda Riau Tangkap Buruh Bulog saat Transaksi 15 Kilogram Daun Ganja

