Pemko Dumai Wacanakan Kampung Siaga Narkoba
Jumat, 07 Juli 2017 18:30 WIB
DUMAI - Walikota Dumai Zulkifli AS mewacanakan kampung siaga narkoba. Hal ini menindaklanjuti keresahan masyarakat atas perkembangan genarasi muda semakin brutas dan kerap melakukan aksi tawuran.
"Kampung siaga narkoba ini nantinya akan dijadikan pilot projek dalam penanganan dan pemberantasan peredaran narkotika yang saat ini kian meresahan masyarakat di Kota Dumai," kata Zulkifli AS, Jumat (7/7/17).
Dijelaskannya, kampung siaga narkoba ini nantinya untuk mengantisipasi dan memperkecil ruang gerak peredaran narkoba di Kota Dumai mengingat status selain pintu masuk juga rawan dengan peredaran narkoba.
"Itu terbukti hampir setiap pekannya pihak kepolisian mengamankan pengedar maupun pengguna narkoba di Kota Dumai ini. Jadi saya melihat Kota Dumai ini sangat rawan peredaran narkotika," jelasnyaa.
Menurutnya, dengan adanya kampung siaga narkoba ini nantinya bakal menjadi contoh bagaimana masyarakat berperan aktif dalam memerangi atau memberantas narkoba dilingkungan rumahnya.
"Pemberantasan narkoba harus dilakukan dari lingkungan paling kecil yakni Keluarga, makanya kita ingin ada kampung siaga narkoba ini didiriakan dilingkungan masyarakat," tutur Walikota Dumai Zulkilfli AS.
Ia mengatakan generasi muda harus di cegah agar tidak terpengaruh dengan narkoba, karena jika generasi muda sudah terkontaminasi dengan narkoba akan sangat membahayakan dan susah untuk didik menjadi baik.
"Anak itu generasi muda, mereka harus dijaga. Jika sudah terpengaruh narkoba, generasi muda kita akan menjadi generasi yang rusak dan menjadi penyakit di masyarakat. Mereka bisa saja menjadi pelaku kriminal," tuturnya.
Wako menilai bahwa Kota Dumai memang menjadi sasaran empuk para gembong narkoba jaringan internasional, letak geografis Dumai berbatasan langsung dengan Rupat dan Malaysia. Oleh keranannya, ini harus menjadi perhatian.
Disisi lain, Kapolres Dumai AKBP Donald Happy Ginting mengatakan pihaknya sangat mendukung dengan adanya wacana kampung siaga narkoba tersebut. "Pemberantasan itu memang harus di cegah dari bawah," tuturnya.
Ia menyebutkan konsepnya harus jelas dan yang terlebih dahulu harus diperbaiki lingkungan. Lingkungan harus teratur, karena kejahatan itu di mulai dengan ketidakteraturan, makanya konsepnya harus komprehensif.
"Masyarakat harus dilibatkan dalam pemberantasan narkoba, sebab peredaran narkoba itu melalui lingkungan masyarakat itu sendiri. Kepolisian akan bekerja maksimal apabila masyarakat berperan aktif ikut memberantas narkoba," pungkasnya.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
F1QR Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Sabu 5,404 KG dari Malaysia
-
Hukrim
KPPBC Dumai Amankan Tersangka dan 19.516 Butir Ekstasi dari Malaysia
-
Hukrim
Inilah Fakta Anak Lilis Karlina yang Masih Kecil Jadi Bandar Narkoba
-
Hukrim
BNN Tangkap Oknum Polisi dan Warga Sipil Bawa 50 Kilogram Narkoba di Dumai
-
Bengkalis
Bupati Bengkalis Buka Seminar Kebangsaan Peringatan Hari Anti Narkoba

