Bea Cukai Bengkalis Dilaporkan ke Polisi
Penangkapan Kapal Pembawa Bawang Ilegal Berujung Kematian di Bengkalis
Minggu, 05 April 2015 15:55 WIB
BENGKALIS - Kinerja petugas Bea Dukai Tipe Pratama Bengkalis dalam menggagalkan penyelundupan bawang merah ilegal patut diacungi jempol. Namun dari aksi penangkapan ini, dikabarkan satu orang anak buah kapal (ABK) tewas tertembak peluru panas dari petugas.
Sontak kejadian ini membuat heboh masyarakat yang tinggal di dua kabupaten, yakni Bengkalis dan Kepulauan Meranti. Pasalnya, ABK yang tewas diduga ditembak petugas Bea Cukai Bengkalis itu merupakan warga dari Kabupaten Kepulauan Meranti bernama Darmawan, warga Mekar Sari, Kecamata Merbau.
Kejadian naas itu berlangsung, Sabtu (4/4/15) malam sekira pukul 23.00 WIB. Petugas BC Bengkalis berupaya melakukan penegahan penyelundupan bawang merah puluhan ton yang sedang diangkut dengan 3 unit kapal pompong di Perairan Selat Malaka-Selat Baru.
Dalam pencegahan tersebut, petugas sempat melakukan pengejaran dan memberikan beberapa kali tembakan peringatan, namun petugas sempat memperoleh perlawanan dari para pelaku dengan berusaha menabrak kapal patroli petugas di dalamnya terdapat ABK Darmawan.
Memperoleh perlawanan itu, Petugas BC Bengkalis melepaskan tembakan ke arah kapal yang berusaha menabrak kapal patroli. Timah panas menembus dada kiri korban hingga akhirnya berujung pada kematian seorang warga dari Kabupaten Sagu tersebut.
Sementara Bea Cukai Bengkalis belum bersedia memberikan keterangan secara resmi ke awak media. Korban Darmawan tewas ditembak, sempat dilarikan ke Puskesmas Selatbaru, namun nyawanya tetap tidak tertolong dan kemudian divisum ke RSUD Bengkalis.
Sedangkan istri korban juga diinformasikan tidak terima dengan penembakan yang di lakukan oleh Petugas BC Bengkalis dan resmi melaporkan insiden yang menimpa suaminya ke pihak kepolisian.
Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan dan meminta keterangan ke BC Bengkalis atas kejadian tertembaknya seorang pelaku dan akhirnya tewas tersebut.
"Kami sedang melakukan upaya penyelidikan dan memintai keterangan dari pihak BC Bengkalis terkait adanya peristiwa itu. Istri korban sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian," ungkap salah seorang penyidik Polres Bengkalis.
Sedangkan untuk memastikan informasi naas ini, riauheadline.com biro Kabupaten Kepulauan Meranti mencoba menelusuri kebaradaan rumah korban. Dilokasi rumah korban dan pengakuan kerabatnya, memang benar korban Darmawan tewas tertembak peluru panas.
Kapolres Kepualauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad, SH MSi ketika dikonfirmasi membenarkan menerima informasi kejadian yang menewaskan warga Kepulauan Meranti tersebut. "Ia benar, warga Kepulauan Meranti, tapi TKP di wilayah hukum Bengkalis," ucapnya singkat.
(rdk/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Penjual Martabak Tewas Mengenaskan Dalam Ruko di Dumai
-
Hukrim
Usai Kencan, Seorang Pasangan Gay Tewas Bersimbah Darah di Dumai
-
Hukrim
Seorang Pemuda Bunuh Ibu Angkat dan Mayatnya Dibuang ke Sungai di Inhu
-
Hukrim
Tiga Pelaku Mutilasi di Bengkalis Sebelum Habisi Korban Pesta Sabu
-
Hukrim
Polisi Berhasil Ciduk Satu Tersangka Pelaku Mutilasi Rupat Utara
-
Hukrim
Takut Bongkar Bisnis Narkoba, Pelaku Nekat Mutilasi Korban

