• Home
  • Hukrim
  • Pendemo Desak DPRD Riau Priode Baru Sikapi Dugaan Pencabulan Gubri

Pendemo Desak DPRD Riau Priode Baru Sikapi Dugaan Pencabulan Gubri

Sabtu, 06 September 2014 15:39 WIB

PEKANBARU - Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau diwarnai aksi demo, Sabtu (6/9/14) Selain Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM UNRI) juga menyampaikan orasi. 

Mereka meminta agar anggota DPRD menyelesaikan isu tentang pelecehan seksual yang dilakukan Gubernur Riau (Gubri) H. Annas Maamun. 

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa menamakan perkumulannya dengan Forum Komunikasi Aktivis Rakyat Riau. Mereka mengenakan almamater UNRI berwarna biru terang. Aksi damai tersebut dilakukan di pintu masuk gerbang Gedung DPRD Riau, dipimpin oleh koornator, Ahmad Efendy Siregar. 

"Kita meminta agar anggota DPRD yang baru menyelesaikan isu tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh Gubernur Riau. Panggil saja Annas Maamun itu. Karena isu itu telah meresahkan masyarakat," seru demonstran di saat aksi yang dikawal ratusan personil Polresta Pekanbaru itu. 

Mereka juga mendesak agar dewn menyelesaikan konflik yang terjadi di seluruh kabupaten provinsi Riau, meminta kebijakan khusus untuk peningkatan pendidikan di Riau, meminta untuk terbuka tentang anggaran, jika tuntutan ini tidak diindahkan maka kami akan turun kembali. dengan masa yang lebih besar. 

"Karena wakil rakyat dippilih untuk itu. Bukan untuk diam dan menjadi koruptor," seru massa. Sekitar satu jam berorasi di depan gerbang, massa kemudian membubarkan diri secara tertib. Tidak ada aksi anarkis yang dilakukan saat orasi berlangsung. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar