• Home
  • Hukrim
  • Pengacara Razman Nasution Mundur Dampingi Johar Firdaus dan Suparman

KPK Dinili Tebang Pilih

Pengacara Razman Nasution Mundur Dampingi Johar Firdaus dan Suparman

Selasa, 29 November 2016 16:01 WIB
PEKANBARU - Kabar mengejutkan datang dari pengacara Razman Arif Nasution, SH. Ia menyatakan mundur sebagai salah seorang kuasa hukum Suparman dan Johar Firdaus, dua mantan Ketua DPRD Riau yang tersangkut perkara dugaan korupsi. 

Langkah mundur yang diambil Razman saat sidang berlangsung itu dikarenakan ketidakpuasannya kepada jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai tak kooporatif dan bersifat intervesi.

Dalam persidangan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (29/11/16) itu, Razman langsung menyampaikan dalam ruang sidang jika dirinya mencabut kuasa pendampingi kliennya.

"Mohon maaf yang Mulia Hakim, mulai saat ini dan untuk selanjutnya, saya tidak bisa mendampingi klien saya di persidangan. Dan perlu saya sampaikan, ataukah saya pengacara atau yang Mulia Hakim ataupun Jaksa KPK, jika ingin menegakkan hukum, jangan sekali-kali menyesatkan orang," kata Razman lantang sembari meninggalkan ruang sidang.

Di luar ruang sidang kepada sejumlah awak media Razman mengatakan jika dirinya sangat kecewa dengan sikap jaksa KPK yang dinilainya terlalu mengintervesi suatu perkara.

"Berdasarkan pengatan saya dan cerita yang berkembang di luar, setiap klien saya yang berhadapan KPK atau yang berhubungan dengan KPK, terkesan adanya intervensi. Bahkan pada kasus ini (perkara Johar dsn Suparman) terkesan ada kejanggalan dalam penyidikan. Semestinya perkara ini berkasnya harus split (terpisah), kenapa malah dijadikan satu berkas," terangnya.

Selain itu lanjutnya, "Jika KPK benar-benar tegakkan hukum, mari sama-sama cari kebenaran, mari kita cari pembuktian yang benar," kata Razman lagi sembari berlalu meninggalkan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Kendati Razman Arif Nasution mundur sebagai kuasa hukum mendampingi Johar Firdaus dan Suparman, persidangan tetap dilanjutkan mendengarkan kesaksian saksi saksi.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags KPKKorupsi
Komentar