Penikam Polisi Tinggalkan KTP Malang dan Kuansing
Minggu, 10 November 2013 19:34 WIB
PANGKALAN KERINCI - Pembunuhan Polisi Kembali terjadi, kali ini korbanya Brigadir Zepi anggota Polres Pelalawan, beliau mati di tempat ditikam saat melakukan razia di di Pos lantas Payo Atap, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Kejadian ini berlangsung sekitar jam 04.00 Wib, Minggu (10/11), saat itu korban berdua dengan rekannya sedang jaga di pos Lantas Payo Atap, dan melihat sebuah Yamaha Mio tampa Plat Nomor yang mencurigakan melintas di depan Pos tersebut.
Korban dan rekanya Banpol bernama Sodik menghentikan kendaraan tersebut, ternyata memang benar kendaraan ini tidak memiliki STNK dan Sim, saat itu korban menanyakan surat lainya ternyata yang ada hanya KTP.
Setelah Pelaku mengeluarkan KTP lantas pelaku merogoh tasnya dan mengeluarkan sebilah pisau lansung menikam korban, pada tikaman pertama korban sempat menangkis pisau tersebut dan melukai tangan kanannnya.
Tidak senang dengan sekali tikaman pelaku mengejar korban yang menjauh, dan menikam punggung dan perut, korban jatuh ketanah bersimbah darah dan usus keluar,usai menikam korban pelaku langsung melarikan diri, Korban menderita 7 luka disekujur tubuhnya.
Dari KTP yang tertinggal pelaku terlihat pelaku bernama Purniadi, umur 27 tahun, yang beralamat Malang Jatim. Setelah membunuh pelaku melarikan diri, dan masih dalam pengejaran Polisi, korban dilarikan rekanya ke rumah sakit Medicare Sorek lalu ke rumah sakit umum selasih.
Jenazah Brigadir Zeppy langsung diberangkatkan usai dilepas dalam apel Persada oleh Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigjen Condro Kirono di Mapolres Pelalawan. Korban akan dimakamkan di kampung halamanya di Kabupaten Limapuluhkota, Sumatera Barat.
Setelah penghormatan terakhir, satu unit ambulance langsung merapat ke depan pintu masuk utama Mapolres Pelalawan. Beberapa personil dari Satuan Lalu Lintas, rekan korban mengangkat jenazah ke atas keranda jenaazah untuk dimasukkan ke dalam ambulance.
Setelah itu, seluruh anggota keluarga masuk ke dalam mobil pribadi yang berbaris dibelakang ambulance. Dikawal dengan froce rainjer, sederet mobil langsung meninggalkan Mapolres menuju Payakumbuh.
Sementara Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Brigjen Condro Kirono, meminta pelaku penikaman Brigadir Zeppy, agar segera menyerahkan diri. Usai melakukan penikaman saat korban hendak membuatkan surat tilang, pelaku langsung melarikan diri.
"Ini permintaan sekaligus peringatan, agar pelaku segera menyerahkan diri. Sekarang anggota kita sedang memburuh pelaku," tegas Condro, usai pelepasan jenazah Brigadir Zeppy di Mapolres Pelalawan.
Brigadir Zeppy, anggota unit lalu lintas Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Lesung Polres Pelalawan, sedang menggelar razia pada Minggu (10/11) dini hari sekitar pukul 04.00 Wib. Korban saat itu menggunakan dinas lengkap, mendapat giliran penjagaan di Pos Payu Atap. (Jhon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

