• Home
  • Hukrim
  • Polda Riau Pimpin Penyelidikan Kasus Pembunuhan Bocah Angelika

Polda Riau Pimpin Penyelidikan Kasus Pembunuhan Bocah Angelika

Senin, 28 Maret 2016 12:26 WIB
PEKANBARU - Dua pekan menghilang sejak dibawa pria tak dikenal menggunakan sepeda motor, Angelika Boru Pardede sudah ditemukan menjadi mayat di semak-semak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Kondisi tubuhnya sudah tidak wajar. Bagian tengkorak kepalanya sudah hilang, begitu juga dengan bagian perutnya. Kuat dugaan, Angelika menjadi korban pembunuhan.

Kasus ini menjadi atensi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau untuk diselesaikan. Kasus ini ditarik Polda Riau dari Polsek setempat yang awalnya menangani.

"Kita tarik kasusnya ke Polda Riau karena keterbatasan personil di Polsek Siak Hulu. Kasus ini bukan main-main karena menyangkut kekerasan terhadap anak di bawah umur," tegas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Rifai Sinambel, Senin (28/3/2016).

Rifai menyebutkan, korban Angelika menghilang dari rumahnya sejak 11 Maret 2016. Keterangan saksi yang telah diperiksa, korban dibawa seorang pria mengendarai sepeda motor.

Sejak dibawa, Angelika tidak pernah pulang. Tak lama kemudian, warga sekitar dihebohkan dengan penemuan jasad bocah di semak-semak pada tanggalk 23 Maret 2016. "Dugaan sementara, jasad itu merupakan Angelika. Untuk memastikannya akan dilakukan tes DNA terlebih dahulu," sebut Rifai.

Hasil uji forensik yang dilakukan dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, di tubuh jasad itu ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Ada beberapa bagian tubuh terdapat tanda-tanda kekerasan. Namun belum bisa dipastikan apakah ini adalah Angelika, makanya diperlukan tes DNA dari kedua orang tuanya dan korban," pungkas Sinambela.

(rdk/frc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags AsusilaSeksual
Komentar