- Home
- Lingkungan
- Antisipasi Karlahut, Polres Dumai Berhasil Buat 75 Kanal Blocking
Antisipasi Karlahut, Polres Dumai Berhasil Buat 75 Kanal Blocking
Senin, 28 Maret 2016 11:26 WIB
DUMAI - Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di wilayah Kota Dumai, jajaran Polres Dumai bersama komponen terkait sudah membuat Kanal Blocking sebanyak 75 unit hingga bulan Maret 2016 ini.
Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo kepada sejumlah awak media, Senin (28/3/16) mengatakan, pembuatan kanal blocking itu tersebar di beberapa titik yang masuk zona rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.
"Untuk di Kecamatan Dumai Barat ada 17 unit kanal blocking, Kecamatan Dumai Timur ada 18 unit kanal blocking, Kecamatan Bukit Kapur ada 16 unit kanal blocking, Sungai Sembilan ada 12 unit dan Medang Kampai 12 unit," katanya.
Dijelaskannya, masuk dan tujuan pembuatan kanal blocking tersebut dalam rangka untuk mempermudah petugas pemadam mendapatkan sumber air jika terjadi kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) diwilayahnya.
"Apa lagi musim kemarau seperti ini sumber air sulit didapatkan ketika kita melakukan pemadaman. Maka dari itulah kami bersama komponen terkait sudah membuat puluhan kanal blocking," ujarnya.
Sebelum menyudahi, Kapolres Dumai menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di Kota Pelabuhan dan Industri khususnya di wilayah hukum Polres Dumai untuk tidak membuka lahan dengan membakar.
"Jangan sekali-kali memanfaatkan pembukaan lahan dengan cara di bakar. Sebab kalau sudah cara membakar itu akan menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat dan diri sendiri. Dan kami juga akan menindak tegas pelakunya," pungkasnya.
Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo kepada sejumlah awak media, Senin (28/3/16) mengatakan, pembuatan kanal blocking itu tersebar di beberapa titik yang masuk zona rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan.
"Untuk di Kecamatan Dumai Barat ada 17 unit kanal blocking, Kecamatan Dumai Timur ada 18 unit kanal blocking, Kecamatan Bukit Kapur ada 16 unit kanal blocking, Sungai Sembilan ada 12 unit dan Medang Kampai 12 unit," katanya.
Dijelaskannya, masuk dan tujuan pembuatan kanal blocking tersebut dalam rangka untuk mempermudah petugas pemadam mendapatkan sumber air jika terjadi kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) diwilayahnya.
"Apa lagi musim kemarau seperti ini sumber air sulit didapatkan ketika kita melakukan pemadaman. Maka dari itulah kami bersama komponen terkait sudah membuat puluhan kanal blocking," ujarnya.
Sebelum menyudahi, Kapolres Dumai menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di Kota Pelabuhan dan Industri khususnya di wilayah hukum Polres Dumai untuk tidak membuka lahan dengan membakar.
"Jangan sekali-kali memanfaatkan pembukaan lahan dengan cara di bakar. Sebab kalau sudah cara membakar itu akan menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat dan diri sendiri. Dan kami juga akan menindak tegas pelakunya," pungkasnya.
(rdk/one)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

