Polda Riau Tahan Seorang WNA dalam Kasus Karhutla
Jumat, 13 Desember 2013 17:50 WIB
PEKANBARU - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) menahan seorang dari Warga Negara Asing (WNA) yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Da, Jumat (13/12/13). Pimpinan PT. Adei Plantation itu ditahan karena disangkakan melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pelalawan.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK saat dikonfirmasi riauterkini.com membenarkan penahanan tersebut. "Benar. Hari ini pihak penyidik menahan seorang tersangka yang merupakan warga asing," katanya.
Penahanan tersangka tersebut dilakukan karena pihak penyidik akan menyerahkan berkas tersangka ke Kejati Riau. "Dalam waktu dekat berkas tersangka akan diserahkan. Sementara berkas tersangka lain akan menyusul," kata Kabid.
Sebelumnya, polisi menetapkan dua tersangka WNA dalam kasus karhutla yang terjadi pertengahan tahun 2013 silam. Akibat maraknya karhutla, cuaca diselimuti asap.
Penyidik menjerat dua tersangka warga asing itu ke Undang-Undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun dan denda paling banyak Rp15 miliar. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Polwan Polda Riau Hadirkan Klinik Apung di Sungai Duku
-
Maritim
HUT ke-81 TNI Angkatan Laut, Lanal Dumai Gelar Ziarah Pahlawan
-
Olahraga
Haornas 2026, Riau Belum Siapkan Kegiatan Olahraga Besar
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo

