• Home
  • Hukrim
  • Polisi Dalami Penyebab Kebakaran Green Resto dan Cafe Dumai

Polisi Dalami Penyebab Kebakaran Green Resto dan Cafe Dumai

Rabu, 06 November 2013 00:26 WIB

DUMAI - Aparat Polisi Resort (Polres) Dumai, saat ini tengah mendalami kasus kebakaran Green Resto dan Cafe yang menelan korban jiwa sebanyak 3 orang tersebut.

Kapolres Dumai, AKBP Yudi Kurniawan ketika dikonfirmasi sejumlah awak media dilokasi kejadian, Selasa (5/11/2013) malam mengatakan, untuk mengetahui secara pasti penyebabnya anggota masih melakukan pendalaman.

"Kita masih melakukan pendalaman dalam kasus kebakaran ini. Jadi, sejauh ini peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa belum bisa kita simpulkan," ujar Yudi Kurniawan, saat meninjau musibah kebakaran.

Informasi yang berhasil dirangkum  di lokasi kejadian, dari salah seorang pelanggan karaoke, (Lin), ketiga korban tersebut adalah sepasang suami istri dan anaknya yang baru duduk di kelas 1 SD.

Dikatakan Lin, sebelum kejadian, dirinya sedang berada di halaman cafe bersama Hotma, si pemilik cafe. 

"Ketika itu kami sedang membicarakan penyanyi yang akan bekerja. Tidak lama kemudian, tercium bau seperti karet terbakar dari pinggir sungai," ujar Lin.

"Setelah diperiksa, tiba-tiba kami melihat di sisi sebelahnya lagi terlihat api menjalar. Lantas si pemilik (Hotma) berlari menuju kamarnya yang berada di pojok itu dengan bekal sebuah meja untuk," lanjut Lin lagi sambil menunjuk ke arah tempat ditemukannya 3 mayat.

Dikatakan Lin, meskipun pihaknya sudah melarangnya, namun Hotma tidak mendengarkan lantas masuk ke arah kobaran api itu untuk menyelamatkan anak dan suaminya yang sedang berada di kamar.

Dari informasi beberapa orang saksi, akhirnya aparat mencari semua korban yang diperkirakan 3 orrang. 1 orang korban berjenis kelamin perempuan ditemukan dengan kondisi tubuh hangus di samping pintu kamar, sementara 2 koraban lagi ditemukan tewas di kamar mandi.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui penyebab kebakaran yang menakibat hilangnya 3 nyawa.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar