• Home
  • Hukrim
  • Polres Dumai Buru Dua DPO Sindikat Sabu Internasional

Hasil Pengembangan Tersangka DNI dan DWN

Polres Dumai Buru Dua DPO Sindikat Sabu Internasional

Selasa, 14 April 2015 15:31 WIB
DUMAI - Jajaran Polres Dumai kini sedang memburu dua orang yang sudah dimasukkan ke daftar pencarian orang (DPO) dalam pengembangan kasus narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kilogram jaringan internasional.

Dalam kasua narkoba jaringan internasional ini, Polres Dumai berhasil menetapan dua orang tersangka dengan inisial DNI dan DWN. Kedua tersangka narkoba itu sekarangan sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan secara mendalam.

Kedua tersangka ditangkap polisi dilokasi yang berbeda. DWN, seorang warga Dumai ini ditangkap dengan barang bukti sabu 1 kilogram dan 490 butir pil ektasi di wilayah hukum Polsek Medang Kampai. 

Sedangkan tersangka DNI, ditangkap polisi di Hotel Wisata. Penangkapan DNI ini merupakan pengembangan polisi dari pengakuan tersangka DWN, yang sudah tertangkap duluan dengan barang bukti narkoba bukan jenis tanaman.

Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan, kepada riauheadline.com usai melakukan pemusnahkan narkoba hasil tangkapan Operasi Antik Siak 2015 mengatakan masih melakukan pegembangan terhadap kasus 1 kilogram sabu dan 490 butir pil ektasi.

"Kita masih melakukan pengembangan terhadap kasus itu. Kita juga sudah menetapkan dua orang DPO dan posisinya lagi di luar pulau Dumai. Kita mengalami kendala untuk menuju pulau itu," kata Tonny Hermawan, Selasa (14/4/15).

Ditambahkan mantan Kapolres Rohil itu, pihaknya saat ini juga sedang mengatur setrategi untuk membongkar jaringan narkoba yang terdapat di satu titik di Kota Dumai ini. Sebab, selama ini sudah banyak laporan keresahan warga terhadap lokasi itu.

"Saya sudah panggil Kabag Ops untuk masalah peredaran narkoba yang ada di satu titik itu. Kita minta dalam penanganannya tidak menimbulkan masalah. Karena, informasi yang kita terima dilokasi itu kalau ada razia ada yang loncat sana-sini," ucapnya.

Kapolres Dumai juga tidak menjelasakan secara detil dimana lokasi satu titik yang dimaksud tersebut. Hanya saja dia mengatakan, bahwa lokasi itu sudah banyak diketahui masyarakat dan posisinya sudah sangat meresahkan.

"Pemberantasan narkoba ini kan sudah menjadi komitmen kita. Jadi, lokasi yang satu ini tentunya harus memerlukan kajian mendalam. Soal anggota kita, sudah siap-siap saja untuk melakukan penggrebekan," tegas Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan.


(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Narkoba
Komentar