• Home
  • Hukrim
  • Polres Rokan Hilir Kerahkan 320 Personil Pengamanan

Polres Rokan Hilir Kerahkan 320 Personil Pengamanan

Selasa, 22 Juli 2014 22:00 WIB

BAGANSIAPIAPI - Kepolisian Resor Kabupaten Rokan Hilir, Riau, mengelar apel pasukan operasi ketupat 2014 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1435 Hijriah dengan melibatkan 320 personil.

Amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Rohil AKBP Tonny Hermawan, R, S.Ik, memberikan arahan pada seluruh personil dijajaran mapolres rohil melakukan pengecekan mendetail seluruh rencana yang telah dirancang dengan matang dapat diimlementasikan secara optimal, sehingga keamanan, kenyamanan dan kondusif pada perayaan Idul Fitri 1435 H.

Pelaksanaan operasi ketupat selama16 hari terhitung tanggal  22 Juli hingga 6 Agustus 2014. Adapun fokus pengamanan disegala bentuk aktivitas masyarakat serta arus lalulintas perjalanan mudik maupun kembalinya, dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum secara proporsional.

Dalam pengamanan kekuatan Polri sendiri didukung TNI, pemerintah daerah, Mitra Kamtibmas dan stakeholder sehingga mampu menjamin terpeliharanya kamtibmas yang kondusif. Realnya, secara umum semua tahapan legislatif, pilpres dan idul fitri berjalan sukses dan lancar.

Peningkatan Jumlah Pemudik

Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, dipastikan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat terutama ditempat ibadah, pusat perbelanjaan serta lokasi wisata. Menurutnya, mudik lebaran sebagai tradisi khas tahunan masyarakat, akan mengakibatkan mobilitas arus transportasi manusia barang dan kenderaan secara masif. 

Tahun ini diperkirakan terjadi peningkatan jumlah pemudik sebanyak 27,9 juta jiwa atau 7 persen dari tahun lalu. Kondisi ini membawa pengaruh terhadap timbulnya kerawanan baik segi kriminalitas maupun kamseltibcar lantas, seperti kemacetan dan kecelakan.

Kapolres menambahkan, hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan operasi ketupat 2013, trend gangguan kamtibmas berupa kejahatan mengalamni penurunan 49,57 persen dari 5.084 kasus kejahatan tahun 2012 menjadi 2.564 kasus kejahatan tahun 2013. Gangguan kamtibmas perlu menjadi perhatian serius, seperti rumah kosong, kenderaan bermotor, curas serta aksi sweeping kelompok tertentu.

Selain itu, terkait kamseltibcar lantas trend pelanggrana lalulintas naik 101,61 persen dari jumlah 77.502 pelanggaran tahun 2012 menjadi 156.250 pelanggaran tahun 2013, sedangkan angka lakalantas turun 29,77 persen, dari jumlah 5,233 laka tahun 2012 menjadi 3.675 laka tahun 2013. Sedangkan korban meninggal dunia akibat laka turun 12,44 persen dari 908 korban tahun 2013 jadi 795 korban tahun 2013.

Bangun 5 Pos Pengaman

Upaya mengurangi tindak kriminalitas dan lakalantas, polres rohil membangun 5 pos pengaman permanen didaerah rawan sepanjang jalan lintas, yakni Rantau Bais, Banjar XII, Simpang Martabak, Ujung Tanjung, Simpang Permata  Kilometer 17. Sedangkan, pos pelayanan masyarakat yakni di Kecamatan Bangko Pusako dan Bagansinembah.

Dikatakan, jalan lintas rokan hilir sepanjang 132 kilometer berpotensi kerawanan baik lakalantas dan kejahatan kriminalitas lainya. Kapolres menyebutkan, polres sendiri membuat program dalam menurunkan potensi lakalantas mudik bersama terutama pada jam rawan. 

Seluruh pemudik, katanya, akan ditampung dipolres dan dikawal hingga menuju wilayah perbatasan. Dipastikan puncak arus mudik dan arus balik akan "dikeroyok" bersama mengingat ruas jalinsum berpotensi rawan lakalantas.

"Saya himbau pemudik memperlambat laju kenderaan dijalur rawan lakalantas jalinsum. Kita upayakan pemasangan rambu dan pemasangan patung polisi dibeberapa ruas jalan dengan upaya mengingatkan pengedara jalan," imbaunya.***(mcr-jar)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar