Tinggalkan Safari Ramadhan, Mahasiswa Sarankan Gubri Belajar dari Ahok
Rabu, 23 Juli 2014 19:09 WIB
PEKANBARU - Setelah sejumlah ulama menyayangkan sikap Gubernur Riau Annas Maamun yang meninggalkan tradisi baik Safari Ramadhan, giliran aktivis kampung yang juga melontarkan kekecewaan serupa. Mereka seding memiliki pemimpin yang tidak ingin dekat dengan rakyatnya.
“Sungguh sulit dimengerti sikap gubernur kita. Kesempatan sebaik Safari Ramadhan dilewatkan begitu saja. Peluang untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat tak dimanfaatkan dengan baik,” sesal Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM UR) Zulfa Hendri saat berbincang dengan wartawan di Pekanbaru, Rabu (23/7/14).
Menurut Zulfa, sikap Gubri Annas sangat ironis jika dibandingkan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Cahaya Purnama alias Ahok. Meskkpun non Muslim, Ahok mengakui besarnya manfaat Safari Ramadhan sebagai sarana mendekatkan pemimpin dengan rakyatnya.
“Ahok saja yang non Muslim mengakui manfaat besar Safari Ramadhan. Rela ditolak pengurus masjid untuk bersafari Ramadhan demi mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujarnya membandingkan.
Pernyataan serupa disampaikan Presiden BEM Unviersitas Muhammadiyah Riau (Umri) Muhammad Untung Surapati . Menurutnya, sangat rugi Gubri Annas tak memanfaatkan Safari Ramadhan untuk mendekatkan diri pada masyarakat.
“Terlebih di awal kepemimpinannya, di mana masih banyak kabupaten dan kota yang belum pernah dikunjungi beliau sebagai gubernur. Mestinya, moment Safari Ramadhan ini bisa dimanfaatkan untuk lebih mendekatkan diri pada masyarakat agar programnya mendapat dukungan,” tuturnya kepada riauterkinicom di Pekanbaru pada hari yang sama.
Lebih lanjut Saidan menilai sikap Gubri Annas tersebut dikhawatirkan bisa mendelegitimasi kepercayaan masyarakat kepadanya.
“Bagaimana masyarakat mau percaya, kalau tahu saja tidak. Ibarat pepatah, tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta. Gubernur kita sepertinya tak ingin dicintai rakyatnya,” kritiknya.
Sebagai data tambahan, Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau Zakaria memastikan tahun ini tidak ada jadwal Gubri dan Wagubri melakukan Safari Ramadhan, tanpa alasan jelas.
Meskipun ada dua kali selama Ramadhan ini Gubri Annas berkunjung ke salah satu masjid di Tangkerang, Pekanbaru dan salah satu masjid di Bagansiapiapi, namun kunjungan tersebut dilakukan tidak secara resmi dalam bingkai Safari Ramadhan Pemprov Riau.***(mad)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

