• Home
  • Hukrim
  • Polresta Pekanbaru Amankan Sabu 4 Kilogram dari Kampung Dalam

Polresta Pekanbaru Amankan Sabu 4 Kilogram dari Kampung Dalam

Wili Hidayat Senin, 30 April 2018 20:38 WIB
PEKANBARU - Kepolisian Sektor (Polsek) Senapelan berhasil mengungkap kasus jaringan narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 4 kilogram lebih. Jaringan ini diduga beroperasi antar provinsi.

Tersangka ditangkap bersama barang bukti ini berinisial K (39) asal Aceh. Dia ditangkap di Jalan Juanda, Sabtu (28/4/2018) sekitar pukul 14.30 Wib lalu. 

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, mengkonfirmasikan kepada awak media, sabu ini akan didrop di wilayah Kampung Dalam yang sering disebut sebagai kampung narkoba. 

"Jika diuangkan, sabu seberat 4 kilogram lebih ini setara dengan Rp6,1 miliar," ujar Susanto usai ekspos di Mapolresta Pekanbaru, Senin (30/4/2018). 

Dari hasil penyelidikan pihaknya, tersangka K warga asal Aceh ini merupakan kurir yang telah melakukan aksi nekatnya ini sebanyak 3 berturut-turut untuk pengiriman ke Pekanbaru, Riau. Kata Susanto, ia menerima upah Rp15 juta sekali pengiriman.

"Untuk pengiriman, bosnya kurir ini memberi upah sebesar Rp15 juta setiap paketnya," sambung Susanto. 

Terkait 3 kali aksi nekat kurir ini, Susanto menjelaskan tersangka aksi pertama berhasil dilakukannya dan menerima upahnya. Aksi kedua gagal lantaran miskomunikasi dengan penerima barang di Pekanbaru. Terakhir ini berhasil ditangkap. 

"Ia mengakui sudah 3 kali melakukan tugasnya sebagai seorang kurir. Pertama sukses, kedua terkendala dengan kurangnya komunikasi yang jelas dan hari ini aksi ketiganya berhasil kita gagalkan," terang Susanto. 

Lebih lanjut sabu yang 4 kilogram lebih ini, rencananya akan disebarkan untuk wilayah Pekanbaru sekitar. Namun, persisnya berlabuh di Kampung Narkoba, Kecamatan Senapelan. 

"Sabu ini akan diedarkan di Pekanbaru tepatnya di Kampung Dalam. Jelas karena kita tangkap di seputaran kampung narkoba, Kecamatan Senapelan," sebut Susanto. 

Sebelumnya, penangkapan yang dilakukan polisi berdasarkan laporan terpercaya adanya seorang mengirim sabu dari Aceh. Lanjut dikembangkan dan berhasil menemukan tersangka bersama barang bukti 4 kilogram sabu di Jalan Juanda, Sabtu (28/4/2018). 

Diketahui, keberhasilan Polsek Senapelan ini diback up oleh Polresta Pekanbaru dan Polda Riau. Untuk tersangka disangkakan dengan Pasal 114 Ayat 2 Jo 112 Ayat 2 dengan ancaman hukuman ancaman mati dan seumur hidup. 

Pihaknya kini tengah berupaya mengembangkan kasus ini untuk mencari sapa penerima barang haram tersebut yang dibawa dari Aceh ke Pekanbaru menggunakan transportasi darat. 

"Kita akan kembangkan kembali, dengan mencari tau keberadaan si penerima barang yang ada jaringannya di Pekanbaru," pungkas Susanto. 

(wil/wil)
Tags NarkobaPolresta Pekanbaru
Komentar