Polrestabes Pekanbaru Reka Ulang Kasus Penamparan Waka Ombudsman RI
Selasa, 29 Oktober 2013 14:19 WIB
PEKANBARU - Kepolisian Polresta Pekanbaru melakukan prarekontruksi kasus dugaan penamparan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Penamparan itu diduga dilakukan Wakil Ketua Ombudsman RI, H Azlaini Agus terhadap Yana Novia (20), karyawan ground handling Garuda Indonesia.
Ada 13 adegan yang dilakukan saat prarekonstruksi yang digelar, Selasa (29/10) di depan pintu satu lantai dasar seperti dilansir merdeka.com.
Pantauan di bandara Internasional SSK II, adegan pertama, Yana datang di depan pintu sampai menjelaskan soal keterlambatan pesawat Garuda karena sang pilot Garuda menunggu kepastian cuaca terkait aktifnya Gunung Sinabung di Sumut.
Adegan kedua, Azlani yang diperankan seorang wanita staf Gapura mengenakan jilbab berdiri di depan pintu. Yana kembali merapat ke pintu untuk menjelaskan. Adegan ketiga Azlani merapat ke pintu.
Di adegan keempat dari dalam ruangan tunggu, Azlaini menampar Yana dengan tangan kirinya.
Adegan kelima, Satpam Gapura Angkasa bernama Barinas yang diperankan langsung, menarik lengan Azlaini. Keenam Azlaini dibawa masuk ke ruangan. Ketujuh, Yana mundur menjauh dari pintu. Kedelapan, rekan Yana yang berada di samping menghampiri.
Adegan ke-9, rekan staf Garuda mengajak Yana meninggalkan tempat kejadian. Ke-10, Azlani masih bertahan depan pintu sambil marah-marah. Ke-11, Azlani membentak satpam Gapura. Karena adanya keributan, Satpam Bandara SSK II datang. Ke-12, Satpam Bandara mencoba menenangkan Azlaini. Ke-13, barulah Azlaini bersedia masuk ke bus.
'Kita melaksakan pra rekon ini untuk mengumpulkan informasi awal. Nantinya akan akan kita mintai keterangan terkait kasus ini. Termasuk Azlani akan kita mintai keterangan,' kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar.***(dok)
Ada 13 adegan yang dilakukan saat prarekonstruksi yang digelar, Selasa (29/10) di depan pintu satu lantai dasar seperti dilansir merdeka.com.
Pantauan di bandara Internasional SSK II, adegan pertama, Yana datang di depan pintu sampai menjelaskan soal keterlambatan pesawat Garuda karena sang pilot Garuda menunggu kepastian cuaca terkait aktifnya Gunung Sinabung di Sumut.
Adegan kedua, Azlani yang diperankan seorang wanita staf Gapura mengenakan jilbab berdiri di depan pintu. Yana kembali merapat ke pintu untuk menjelaskan. Adegan ketiga Azlani merapat ke pintu.
Di adegan keempat dari dalam ruangan tunggu, Azlaini menampar Yana dengan tangan kirinya.
Adegan kelima, Satpam Gapura Angkasa bernama Barinas yang diperankan langsung, menarik lengan Azlaini. Keenam Azlaini dibawa masuk ke ruangan. Ketujuh, Yana mundur menjauh dari pintu. Kedelapan, rekan Yana yang berada di samping menghampiri.
Adegan ke-9, rekan staf Garuda mengajak Yana meninggalkan tempat kejadian. Ke-10, Azlani masih bertahan depan pintu sambil marah-marah. Ke-11, Azlani membentak satpam Gapura. Karena adanya keributan, Satpam Bandara SSK II datang. Ke-12, Satpam Bandara mencoba menenangkan Azlaini. Ke-13, barulah Azlaini bersedia masuk ke bus.
'Kita melaksakan pra rekon ini untuk mengumpulkan informasi awal. Nantinya akan akan kita mintai keterangan terkait kasus ini. Termasuk Azlani akan kita mintai keterangan,' kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar.***(dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

