Propam Polda Riau Periksa Kasat Reskrim Polres Meranti Bersama 14 Anggotanya
Sabtu, 27 Agustus 2016 09:47 WIB
PEKANBARU - Tim Propam Polda Riau menyelidiki insiden kasus penusukan anggota polisi serta tewasnya si tersangka yang berujung dengan penyerangan Mapolres Meranti. Ada 15 anggota polisi yang diperiksa.
Mereka yang diperiksa adalah Kasat Reskrim Polres Meranti AKP Aditya Warman bersama 14 orang anak buahnya.
"Tim Propam sedang melakukan pemeriksaan terhadap 15 anggota Polres Meranti termasuk Kasat Rekrimnya," ucap Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Jumat (26/8/2016).
Pemeriksaan personel polisi itu, sebut Guntur, terkait dugaan kesalahan SOP dalam penangkapan Apri Adi Pratama yang menusuk Brigadir Adil S Tambunan.
Karena, setelah ditangkap, Apri Adi Pratama yang merupakan pegawai honorer Dispenda Meranti itu meninggal dunia. Ini yang memicu kemarahan warga sehingga menyerang Polres Meranti. Warga menilai ada unsur balas dendam.
Selain itu, ucap Guntur, pemeriksaan terhadap 15 personel polisi juga terkait antisipasi personel polisi dalam menghadapi aksi penyerangan ke Polres Meranti.
"Kita tidak akan menutup-nutupi kasus ini. Jika anggota bersalah dan menyalahi prosedur akan ditindak tegas," ucapnya.
Polisi Cari Perempuan Pemicu Tewasnya Anggota Polres Meranti
Motif pembunuhan yang dilakukan Apri Adi terhadap Brigadir Adil S Tambunan adalah cinta segitiga. Polisi masih mencari identitas perempuan yang diduga diperebutkan Apri Adi dan Adil Tambunan.
Kendati demikian, Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto belum memastikan identitas perempuan yang dimaksud.
"Sementara ini motif pembunuhan terhadap anggota polisi itu, soal perempuan. Namun kita masih mendalaminya termasuk mencari siapa perempuan yang dimaksud," ungkap Kapolda, Jumat (26/8/2016).
Sementara, Wakil Bupati Meranti Said Hasyim meminta agar pihak kepolisian untuk mencari perempuan dimaksud. Dengan harapan, informasi yang diterima masyarakat tidak simpang siur.
"Kalau ada perempuannya, silakan diperiksa juga. Tapi kalau tidak ada ya dicarikan di mana keberadaannya, sehingga semuanya bisa terang benderang," kata Said.
Informasi yang diperoleh di lapangan, perempuan yang dimaksud merupakan seorang wanita malam. Namun tentang kebenarannya, Kapolda belum bisa memastikan hal itu.
"Kalau masih sekadar informasi, jangan kita langsung percaya dulu. Karena saat ini juga masih dilakukan penyelidikan. Jadi sabar dulu ya," tambahnya.
(rdk/net)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Polisi Tangkap Tahanan Kabur saat Jualan Narkoba di Duri
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal
-
Hukrim
Polda Riau Tangkap Buruh Bulog saat Transaksi 15 Kilogram Daun Ganja
-
Hukrim
Kepolisian di Riau Lakukan Patroli Skala Besar Antisipasi Teror
-
Hukrim
Arahan Dirlantas Polda Riau Atasi Arus Balik dari Sumbar

