Kapolda Riau dan Wabup Iringi Pemakaman Adi Pratama di Meranti
Sabtu, 27 Agustus 2016 09:40 WIB
MERANTI - Gema Azan Maghrib menggiring pemakaman jenazah Alm Apri Adi Pratama alias Adi (24), Jumat (26/8/16) di TPU Baitul Akhir Jalan Pusara, Kepulauan Meranti.
Dari rumah duka Gg Abadi, Jalan Banglas, Selatpanjang Timur, jenazah Alm Apri Adi Pratama diantar ribuan warga hingga masuk ke liang lahat.
Kondisi dilokasi pemakaman pun berlangsung begitu haru, isak tangis dari pihak keluarga dan para kerabat korban tak lagi terbendung.
Dari pantauan dilapangan, ditengah ribuan warga juga terlihat ikut langsung Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto, Wakil Bupati Meranti, H Said Hasyim serta sejumlah anggota DPRD dan para tokoh masyarakat.
Namun, Dilokasi pemakaman tidak telihat hadir Ibundan Alm Apri Adi Pratama, karena diketahui jatuh sakit dari mula mendengar kejadian awal.
Sebagaimana diketahui, Alm Apri Adi Pratama meninggal dunia setelah ditangkap anggota Polres Kepulauan Meranti dengan kondisi tembakan di kedua kaki, dan lebam dibagian wajah dan tubuh Almarhum.
Apri Adi Pratama ditangkap setelah terlibat perkelahian dengan mengakibatkan Anggota Polisi, Adil S Tambunan tewas dengan luka tikaman.
Kapolda Riau Tawarkan Adik Apri Jadi Polisi
Didampingi Wakil Bupati, Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto dan rombongan menyambangi rumah duka Apri Adi Pratama untuk menyampikan belasungkawa, Kamis (25/8) malam.
Apri yang merupakan pelaku pembacokan Brigadir Adi S Tambunan tewas pasca penangkapan yang dilakukan oleh Polisi di Meranti. Ibu Apri dan keluarga kala itu masih dalam kondisi syok.
Dihadapan keluarga Apri, Kapolda berjanji akan mengusut dan memproses tuntas jika memang ditemukan pelanggaran prosedur dari penangkapan Apri yang berujung pada meninggalnya.
"Saya harapkan pihak keluarga dapat menahan diri, beri kesempatan kepada kami Polri untuk memprosesnya, kami tidak akan tebang pilih," janjinya.
Ketika melihat adik lelaki Apri yang baru tamat SMA, Kapolda Riau menilai adik lelaki Apri memiliki potensi menjadi anggota Polri, saat ini Kapolda langsung menanyakan apakah ia berminat menjadi anggota Polri, pertanyaan itu disambut baik oleh adik Apri dengan mengiyakan.
"Apakah kamu berminat menjadi anggota Polri, jika berminat temui saya nanti," ujar Kapolda Riau.
Kapolda juga menanyakan kepada pihak keluarga apa saja benda milik almarhum saat diamankan dan apakah barang-barang itu masih ada, Kapolda terlihat tidak mau ada kerugian harta benda dari Almarhum.
Saat itu adik lelaki Adi menjelaskan beberapa barang milik Adi tidak dijumpai yakni sebuah Motor Yamaha V-Ixion, HP Merk Oppo dan Nokia.
Setelah mendengar penjelasan barang-barang milik Adi tersebut Kapolda berjanji akan mencari dan jika tidak ditemukan akan diganti.
Selain kerumah duka Apri, Kapolda dan rombongan juga mengunjungi rumah korban bentrokan Is Rusli.
(rdk/net)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Polisi Tangkap Tahanan Kabur saat Jualan Narkoba di Duri
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal
-
Hukrim
Polda Riau Tangkap Buruh Bulog saat Transaksi 15 Kilogram Daun Ganja
-
Hukrim
Kepolisian di Riau Lakukan Patroli Skala Besar Antisipasi Teror
-
Hukrim
Arahan Dirlantas Polda Riau Atasi Arus Balik dari Sumbar

