• Home
  • Hukrim
  • Protes Limbah Dibuang ke Laut, Pendemo Blokir Jalan PT IBP Dumai

Protes Limbah Dibuang ke Laut, Pendemo Blokir Jalan PT IBP Dumai

Senin, 22 September 2014 18:22 WIB

DUMAI - Aktivis pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Dumai (HMD) melakukan aksi demonstrasi bersama dengan masyarakat nelayan kota Dumai, aksi yang dilangsungkan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB pagi ini hingga pukul 11.30 WIB, Senin (22/9/14).

Dalam aksi yang digelar tersebut massa aksi memblokir pintu masuk perusahaan, mereka meminta PT. Inti benua Perkasatama untuk bertanggungjawab atas pembuangan limbah ke tengah laut Dumai yang dilakukan oleh perusahaan yang hanya memikirkan keuntungan belaka.

Dalam orasinya koordinator lapangan HMD Abdul Rasyid menyampaikan kemarahan kepada PT. Inti Benua Perkasatama (IBP) atas tindakan melakukan pencemaran laut Dumai yang berdampak langsung pada masyarakat nelayan yang terganggu aktivitasnya untuk mencari ikan di laut.

“Lihat lah ini nasib para masyarakat nelayan yang bersama kami, jaring-jaring nya rusak, hasil tangkapannya jauh menurun drastis, ikan berhamburan pergi, karang-karang kau gerogoti, laut Dumai kau cemari” teriaknya dalam orasi.

Massa meminta PT. Inti Benua agar bertanggung jawab, ganti kerugian masyarakat dan tutup serta cabut izin perusahaan PT. Inti benua Perkasatama yang telah menginjak-nginjak hak rakyat ini.

Ketua Umum PP HMD Aderman dalam orasi nya juga menyampaikan bahwa pengerukan lumpur dalam jumlah yang besar ini telah di buang ke laut oleh PT. Inti benua Perkasatama ini, ini adalah tindakan melawan hukum masyarakat dirugikan dan daerah di khianati.

"Kami meminta PT. Inti Benua Perkasatama ini tidak sewenang-wenangnya mengobrak-abrik daerah kami, karena ingatlah bahwa negeri ini masih memiliki tuan. Selain itu juga jika tuntutan ini tidak di indahkan maka kami akan menempuh jalur hukum untuk menggugat perusahaan yang keji ini untuk mempertanggungjawabkan tindakan nya, kita memiliki bukti-bukti yang lengkap," ujar Ade.

Massa aksi juga membawa spanduk bertuliskan tutup PT. Inti Benua Perkasatama, dan massa aksi dari HMD bersama masyarakat nelayan juga membawa jaring penangkap ikan yang rusak hasil dari tindakan yang dilakukan PT. Inti Benua Perkasatama.***(rls)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar