Pengunjung Riau Expo Belajar Membatik di Stand RAPP
Senin, 22 September 2014 18:21 WIB
PEKANBARU - PT RAPP tampilkan bagaimana tekhnik cara membantik. Bagi masyarakat yang ingin merasakan langsung, silahkan datang langsung ke stand RAPP di Riau Expo yang ada di Hall Syarim Kasim.
Kehadiran stand perusahaan bubur kertas tersebut pada pameran Riau Expo terbilang menjadi perhatian. Beberapa warga termasuk pelajar mencoba langsung bagaimana caranya membantik melalui tangan sendiri.
"Kalau selama ini kita cuma melihat di televisi, tapi kali langsung merasakannya. Ternyata cukup rumit, tapi asik," kata Yanti, seorang pelajar yang mengaku tertarik dari dengan membatik yang ditampilkan RAPP tersebut, Senin (22/9/14).
Sementara, membatik ini sendiri saat ini menjadi program Coporate Social Responbility (CSR) RAPP. Beberapa desa binaan yang sudah menikmati program membantik Desa Sering Pelalawan.
Sudah banyak karya yang dihasilkan dari membatik yang diajarkan RAPP, dan beberapa kerajinan yang dihasilkan sudah berhasil dipasarkan.
"Yang kita lakukan pembinaan bagaimana membatik terutama di daerah sekitar perusahaan. Sudah banyak yang dihasilkan, dan dijual seperti batik baju, bantal, kain panjang," terang Roni Hasfikar.
Ke depan program membatik yang dilakukan RAPP akan dikembangkan lagi menggunakan cap batik. Sehingga membatik dengan cara manual yang dilakukan saat ini, ke depan lebih simple dan lebih banyak hasilnya.
"Kalau sistem manual yang kita kerjakan saat ini mungkin batik kain panjang bisa satu minggu, tapi kalau batik cap hanya sehari. Caranya pun lebih praktis, hasilnya juga banyak," ujar Roni lagi. ***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

