Ratusan Mahasiswa BEM Sri Bengkalis Gelar Aksi Damai di Kejari
Jumat, 09 Desember 2016 18:04 WIB
BENGKALIS - Seratusan mahasiswa mengatasnamakan diri Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Bengkalis menggelar aksi damai dengan mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Jumat (9/12/16).
Aksi dikawal ketat aparat kepolisian ini, sebelumnya berlangsung di depan Jalan Pertanian, Bengkalis. Kemudian diperbolehkan masuk petugas dan diperkenankan menggelar aksi di halaman Kejari Bengkalis.
Aksi damai diisi orasi-orasi dan membawa spanduk tersebut, meminta kepada lini penegak hukum pengelolaan kekayaan negara untuk dapat mengusut tuntas dan mentransparasikan APBD dan penggunaan keuangan daerah.
BEM SRI Bengkalis juga mendesak mengkaji ulang dana Bansos sebagaimana disebutkan dalam dakwaan mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh. Diduga adanya ketimpangan hukum yang belum diketahui masyarakat.
Manfaat jembatan penyeberangan Dermaga Roro II Bengkalis tidak maksimal terindikasi pemerintah dinilai tidak layak kerja dan pemborosan anggaran.
Kemudian dugaan adanya korupsi berantai dalam pembangunan Gedung Daerah di Jalan Ahmad Yani Bengkalis dibangun dengan sekitar Rp86 miliar hasilnya amburadul dan merugikan daerah.
Puluhan mahasiswa ini menyampaikan, bahwa pembangunan perbaikan gedung pemuda hanya dianggap sebagai objek pengalihan dan pencairan APBD siluman pemerintah.
Usai menyampaikan aspirasi, para mahasiswa ditemui Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis Rully Afandi dan berdialog langsung.
Kesempatan ini, Rully menegaskan, Kejari Bengkalis siap menerima laporan dari masyarakat dalam rangka memberantas tindak pidana korupsi. Rully juga mengapresiasi mahasiswa menyampaikan aspirasi ini.
Rully juga berharap bantuan berbagai elemen masyarakat, untuk AKUR (Ayo Kawal Uang Rakyat) dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi di daerah ini.
"Ayo kita kawal sama-sama. Kami penyidik juga tidak hanya kasus tindak pidana korupsi saja tetapi juga kasus pencucian uang negara. Agar dikembalikan seperti Rp3,1 miliar tahun ini sudah dikembalikan kas negara," katanya di hadapan para mahasiswa.
(der/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
HAKORDIA 2025 di Yogyakarta Jadi Tonggak Baru Sinergi Nasional Lawan Korupsi
-
Politik
Profil Bupati Meranti Muhammad Adil yang Kena OTT KPK
-
Sosial
LINK Download Twibbon Hari Anti Korupsi Sedunia 2022 Gratis
-
Hukrim
Tersangka Korupsi Dana Zakat Baznas Dumai Tertangkap, Ini Sosoknya
-
Hukrim
Syamsuar Bungkam Perihal KPK Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
-
Hukrim
KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun

