• Home
  • Hukrim
  • Razia Tersebar, Mesin PETI di Kuansing Mulai Dibokar Pemiliknya

Razia Tersebar, Mesin PETI di Kuansing Mulai Dibokar Pemiliknya

Minggu, 23 Februari 2014 17:27 WIB

TELUK KUANTAN - Pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang tersebar di wilayah Hulu Kuantan akhirnya sadar juga, setelah pihak Polres dan Instansi terkait di Kuansing berkomitmen akan menghabisi peralatan Peti yang tersebar di seluruh wilayah Kuansing, membuat keder para pelaku tambang.

Para pelaku tambang di Hulu Kuantan kini beramai ramai membongkar peralatan tambangnya. Hal itu dilakukan karena merasa takut peralatan Peti nya akan dibakar oleh tim penertiban jika kelak razia dilakukan. "Dari pada rugi banyak mendingan kami bongkar saja," kata Anci salah seorang warga Hulu Kuantan. 

Kata Anci, kabar razia besar-besaran yang akan dilakukan oleh aparat gabungan tersebut diketahuinya dari pemeberitaan media online riauterkinicom, saat itu dirinya sedang asyik membuka internet melalui telepon seluler miliknya.

Lanjut Anci, setelah mendapat kabar itu, dirinya langsung memberitahu teman temannya yang seprofesi dengan nya. Akhirnya seluruh pelaku tambang yang ada di Wilayah Hulu Kuantan kini telah membongkar habis kapal Peti tersebut.

Kata Anci, setelah dirinya tidak lagi bekerja sebagai penambang, dirinya akan kembali ke pekerjaan semula yakni memotong karet. "Dari pada masuk sel nanti, mendingan motong karetlah," ungkapnya.

Sekedar diketahui besok Senen, tanggal 24 Februari 2014, tim Polda Riau bersama Polres Kuansing dan Dinas Pertambangan Kuansing akan melakukan razia terbuka terhadap pelaku Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI) yang beraktifitas diseluruh wilayah Kuansing.

Menurut keterangan Kapolres Kuansing, AKBP Bayu Aji Irawan kepada sejumlah wartawan di kantornya, Kamis (20/2/14) lalu, penertiban yang akan dilakukan terhadap pelaku tambang nantinya akan digelar secara besar-besaran.

"Nanti akan dilakukan (razia) secara terbuka melibatkan semua unsur baik TNI,Polri, Satpol PP, dan pihak pertambangan itu sendiri," ujarnya. 

Katanya lagi, operasi penertiban itu dilakukan karena sejauh ini pihak terkait telah melakukan upaya preventif dengan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat pelaku tambang."Upaya preventif sudah kita lakukan, jadi kalau masih ada yang membandel tentu akan kita tindak," katanya.

Dalam melaksanakan penertiban ini kata Kapolres, pihaknya akan menyisir seluruh wilayah di Kabupaten Kuansing."Seluruh wilayah akan kita sisir, kita tidak akan pandang bulu, semuanya akan kita tindak sesuai aturan," ungkapnya.***(dri) 
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar