Tes Urine, 9 Oknum Polres Dumai Positif Konsumsi Narkoba
Rabu, 06 Mei 2015 18:58 WIB
DUMAI - Dalam rangka mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di tubuh personel Kepolisian dilaksanakan tes urine yang dipusatkan di Aula Citra Waspada, Rabu (6/5) yang secara langsung dipimpin Kasat Narkoba Polres Dumai AKP CB Nainggolan.
Dari hasil tes urine kerjasama antara Polres Dumai dan BNK Dumai yang dilakukan, terindikasi sebanyak sembilan anggota polri dari perwira dan bintara mengonsumsi narkoba.
Sedangkan empat anggota polisi mengulang kembali menjalani tes urine karena diduga bukan miliknya yang diserahkan kepada petugas kesehatan pengambil urine.
Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan, kepada wartawan mengatakan, bagi anggota yang terindikasi mengonsumsi narkoba akan ditindaklanjuti sejauh mana keterlibatanya dengan barang haram tersebut. Ancamannya sendiri akan dikenakan sanksi penundaan kenaikan pangkat.
"Kita melakukan tes urine ini sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan narkoba yang sudah menyusup ditubuh aparat penegak hukum. Langkah ini juga sebagai tindaklanjut atas laporan masyarakat yang mengkabarkan adanya sejumlah oknum polisi terlibat narkoba," ucap Tonny Hermawan.
Ditegaskan Tonny Hermawan, pihaknya tidak akan pandang bulu dan siapapun yang terlibat dengan narkoba bakal ditindak tegas sesuai aturan hukum berlaku. Sebab, narkoba ini musuh terbesar bangsa Indonesia dan perlu diberantas tanpa harus memandang golongan maupun jabatan.
"Narkoba ini musuh terbesar bangsa yang harus dilawan dan ditumpas di muka bumi ini. Orang yang sudah terkontaminasi narkoba pasti akan berkelakuan tidak baik dan selalu membuat resah orang lain. Oleh karena itulah kita membuat tes urine kepada anggota kita yang notabene adalah penegak hukum," tegasnya.
Bukan itu saja, tes urine yang dilakukan pihaknya kepada anggotanya itu sebagai tolak ukur sejauh mana keterlibatan jajaran oknum aparat kepolisian dengan narkoba. Apabila ditemukan banyak yang terindikasi mengonsumsi narkoba, tentu ini menjadi siaga dan darurat narkoba di tubuh polri dan perlu penanganan serius.
"Biarpun yang terindikasi sembilan oknum, tentunya ini menjadi catatan penting dan segera ditindaklanjuti. Ini juga langkah kita yang sudah membuat komitmen dengan pemerintah agar Dumai Bebas Narkoba. Makanya kita juga ikut mendukung itu dengan melakukan tes urine kepada anggota kita," ujar mantan Kapolres Rohil ini.
Masalah narkoba ini, Tonny Hermawan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait baik dari Pemko Dumai dan Instansi Vertikal untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba di Kota Dumai. Narkoba adalah penyakit yang membahayakan terhadap orang pengonsumsinya. Akibat narkoba, berapa banyak jumlah korban jiwa meninggal dunia.
Sebagai data tambahan, dari hasil tes urin yang diikuti 101 personel anggota Polres Dumai tersebut, terdapat 9 anggota diantara diduga terindikasi positif mengkonsumsi ataupun menggunakan Narkoba.
Mereka yang kedapatan positif menggunakan ataupun mengkonsumsi Narkoba, nantinya akan diserahkan ke bidang Pertanggungjawaban Profesi dan Pengamanan Internal (Propam) untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.
Kasi Propam Polres Dumai Ibda A.Zega menuturkan, mereka yang kedapatan terindikasi positif menggunakan dan mengkonsumsi Narkoba nantinya akan dilakukan atau mengikuti sidang kedisiplinan, hal itu sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.
"Kita harus transparan, dan peraturan tersebut harus kita taati. Sedangkan sanksi yang diberikan berupa sangsi teguran tertulis dan kurungan selama 21 hari," ujarnya.
Namun demikian, lanjut Kasi Provam, jika anggota kepolisian terlibat kembali dengan perkara yang sama untuk kedua kalinya. Maka akan terancam dikenakan sidang pemberhentian atau pencabutan jabatannya sebagai anggota Polri secara tidak hormat.
"Hal itu tentunya juga sesuai dengan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia," pungkasnya.
(via/ron)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
F1QR Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Sabu 5,404 KG dari Malaysia
-
Hukrim
KPPBC Dumai Amankan Tersangka dan 19.516 Butir Ekstasi dari Malaysia
-
Hukrim
Inilah Fakta Anak Lilis Karlina yang Masih Kecil Jadi Bandar Narkoba
-
Hukrim
BNN Tangkap Oknum Polisi dan Warga Sipil Bawa 50 Kilogram Narkoba di Dumai
-
Bengkalis
Bupati Bengkalis Buka Seminar Kebangsaan Peringatan Hari Anti Narkoba

