Tewas Padamkan Karlahut, Partu Wahyudi Gugur Dalam Tugas
Selasa, 23 Agustus 2016 18:48 WIB
DUMAI - Teka-teki hilangnya Pratu Wahyudi, Anggota TNI AD dari Kesatuan Den Arhanud Rudal 004 Dumai saat melaksanakan tugas melakukan pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Rokan Hilir terjawab sudah.
Pria berusia 29 tahun asal Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur ini ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Tubuh korban sudah gosong akibat kobaran api yang meluluhlantakkan rerumputan di Kabupaten Rokan Hilir.
Wahyudi sendiri merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Selain menjadi anak kebanggaan orang tuanya, dia adalah prajurit TNI Angkatan Darat yang taat dan patuh menjalankan tugas kemiliteran serta menjalankan ibadah.
Meninggalnya Pratu Wahyudi membuat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, mengeluarkan pernyataan tegas bahwa korban gugur dalam menjalankan tugas. Pratu Wahyudi sendiri bergabung dengan TNI AD sejak 6 tahun silam.
Ironis sebelum ditemukan, muncul dugaan dari sejumlah orang yang menyebutkan Pratu Wahyudi disembuyikan oleh orang bunian penghuni dua pohon besar dilokasi kebakaran lahan yang konon katanya akan dinikahkan dengan anaknya.
Disisi lain, Pratu Wahyudi dikabarkan hendak menikah dengan seorang wanita cantik di Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Niat baik ingin mempersunting pujaan hatinya kandas ditengah jalan karena dia sudah duluan dipanggil Allah SWT.

Sementara menurut penuturan Danrem 031 Wirabima Brigjen Nurendi, bahwa korban Pratu Wahyudi mengumandangkan takbir sebelum dikabarkan hilang dan gugur dilokasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hilir.
"Saat ditelpon almarhum sempat mengucapkan Allahu Akbar sebanyak 3 kali, setelah itu komunikasi putus dengan Danru nya. Putusnya sambungan telpon itulah kami menurunkan tim untuk melakukan pencarian," kata Brigjen Nurendi.
Brigjen Nurendi juga menyampaikan komonisikasi terakir tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB pada Kamis (18/8) dan sosok Pratu Wahyudi dikenal sebagai orang yang taat ibadah dan juga prajurit yang patuh dalam menjalankan tugas.
Sebagaimana diketahui, Pratu Wahyudi ditemukan hari ini berjarak 100 meter dari pohon besar di lokasi kebakaran di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Saat itu Pratu Wahyudi berencana akan menarik selang air.
Belum diketahui pasti apa penyebab kematiannya anggota TNI AD ini. Almarhum besok akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Kabupaten Magetan melalui bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.
(rdk/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Tekno
Larry Page, Pendiri Google yang Misterius
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota

