Sebut Kapolda Terima Suap,
Warga Kembali Gelar Aksi Demo Terkait Eva Yuliana
Kamis, 04 September 2014 15:58 WIB
PEKANBARU - Puluhan warga kembali menggelar aksi demo di Mapolda Riau menuntut agar polisi mempercepat kasus penganiayaan dengan terlapor istri Bupati Kampar, Eva Yuliana, Kamis (4/9/14). Massa yang tergabung dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu menyebut Kapolda Riau menerima duit dari Bupati Jefry Noer.
"Kapolda Riau sudah terima duit dari Bupati Jefry Noer! Cepat usut kasus penganiayaan yang dilakukan Eva Yuliana," seru demonstran yang mengambil kesempatan saat pelantikan Kapolda Riau itu.
Demonstran kemudian berusaha masuk menghadang polisi dan berusaha membuka pagar. Sayang aksi mereka dihalangi polisi. Massa kemudian melanjutkan aksi ke Kantor Kejati Riau.
Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan saat dikonfirmasi melalui Direktur Reskrimum Kombes Pol Arif Rahmah Hakim mengatakan bahwa penyidik tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk menetapkan status Eva Yuliana sebagai tersangka. "Mereka (demonstran-red) punya hak untuk orasi. Hingga saat ini statusnya masih saksi," singkat Direktur.
Sebelumnya, Polda Riau telah melakukan gelar perkara atas kasus yang dilaporkan oleh Nur Asmi dan suaminya Jamal. Sebelumnya, penyidik mengkonfrontir kedua belah pihak. Hingga saat ini, Eva Yuliana mengklaaim bahwa ia tidak bersalah. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

