• Home
  • Infotorial
  • P2TP2A Dumai Komit Tekan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak

P2TP2A Dumai Komit Tekan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak

Advertorial Kamis, 15 Februari 2018 23:11 WIB
DUMAI - Upaya prefentif terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak perlu perhatian serius dari semua elemen. Untuk itu, Pemerintah Kota Dumai mengoptimalkan fungsi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

P2TP2A Kota Dumai diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dan seiring dengan itu terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dicegah di Kota Pelabuhan dan Industri ini. Demikian disampaikan Ketua Umum P2TP2A Kota Dumai, Haslinar.

"P2TP2A adalah wadah penyelenggaraan pelayanan terpadu meliputi pencegahan, penyediaan dan penyelenggaraan layanan terpadu bagi korban. Pelayanan tersebut meliputi, rehabilitasi kesehatan, rehabilisasi sosial, reintegrasi sosial dan bantuan hukum serta pemantauan," katanya.

Menurut isteri orang nomor satu di Kota Dumai ini, P2TP2A Kota Dumai juga mengapresiasi seluruh jajaran atas dedikasi dan sumbangsih yang diberikan dalam rangka penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak di Kota Dumai.

"Diharapkan sinergisitas dan kerja sama seluruh jajaran utama yang bersinggungan dengan masyarakat dapat terjalin dan ditingkatkan dalam upaya pencegahan dan penanganan yang nyata sehingga mampu menekan angka kasus kekerasan perempuan dan anak," katanya.

Haslinar juga mengaku P2TP2A Kota Dumai akan terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

"Kami terus berupaya untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dan merupakan kejahatan kemanusiaan," katanya.

Dicontohkannya, salah satu bentuk tindak kekerasan yang paling banyak terjadi dalam masyarakat, terutama tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tindakan itu dapat terjadi oleh orangtua kepada anak-anaknya, suami kepada isteri atau sebaliknya dan sebagainya.
 
"Pemerintah telah mengeluarkan UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. UU itu mengatur tentang upaya pencegahan dan penanganan baik represif, kuratif maupun rehabilitasi terhadap pelaku dan korban," jelasnya.

P2TP2A Kota Dumai memiliki komitmen dan kepedulian yang besar terhadap masalah perempuan dan anak disegala bidang serta ikut memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam suatu wadah peningkatan kualitas hidup dan perlindungan bagi perempuan dan anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Dameria mengatakan P2TP2A dianggap mampu meningkatkan pelayanan pada masalah yang dihadapi perempuan dan anak, seperti KDRT, trafficking, eksploitasi, penelantaran, pendampingan hukum, psikologis.

"Dengan segala bentuk pelayanan yang diberikan P2TP2A diharapkan fungsi dan keberadaan P2TP2A dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat khususnya kaum perempuan dan anak korban kekerasan dan lain sebagainya," ucapnya.

(Advertorial)

SEKRETARIAT P2TP2A KOTA DUMAI

Jalan Janur Kuning Exs. Puskesmas Jaya Muti, Kecamatan Dumai Timur
Telepon : 082174460123
Line Call Center : 082174460123

Tags DPPPA DumaiP2TP2A Kota DumaiPemko Dumai
Komentar